Kata Menkes, Puluhan Ribu Data Kasus Covid Belum Dilaporkan Selama 21 Hari

Kesehatan  SELASA, 14 SEPTEMBER 2021 | 08:40 WIB

Kata Menkes, Puluhan Ribu Data Kasus Covid Belum Dilaporkan Selama 21 Hari

Menkes Budi Gunadi Sadikin/Net

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut ada puluhan ribu data kasus positif Virus Corona (Covid-19) di Indonesia yang belum dilaporkan lebih dari 21 hari.

Keterlambatan dalam memasukkan data warga sembuh dan meninggal ke dalam sistem New All Record (NAR) terjadi karena prosedur administrasi yang berjenjang, juga keterlambatan memasukkan data oleh petugas laboratorium imbas keterbatasan tenaga.

"Kita melihat banyak data di daerah yang belum di-upload. Jadi sakitnya sudah lebih dari 21 hari, padahal Covid-19 ini kan rata-rata 14 hari sudah sembuh atau wafat, jadi sangat jarang yang di atas 14 hari, tapi itu banyak sekali puluhan ribu yang di atas 21 hari," kata Budi dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR yang disiarkan melalui kanal YouTube DPR RI, Senin (13/9).

Merespons temuan itu, Budi mengaku sudah melakukan pembersihan data usai bertemu dengan sejumlah provinsi di Indonesia yang mengalami masalah dalam pendataan kasus covid-19 di Tanah Air.

Keterlambatan pemasukan data itu, katanya, menyebabkan jumlah kasus sembuh dan kematian masih naik beberapa pekan terakhir. Ia pun berkomitmen untuk menuntaskan sengkarut tersebut agar kualitas data covid-19 di Indonesia semakin membaik.

"Kita harapkan bulan depan, angka kematian dan juga angka kesembuhan itu sudah mencerminkan angka yang sudah normal," ujar Budi.

Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi sebelumnya menyebut pihaknya juga telah melakukan evaluasi agar seluruh fasilitas pelayanan kesehatan memiliki akses untuk memasukkan kasus Covid-19 langsung ke pusat melalui aplikasi NAR.

Dengan begitu, laporan petugas merupakan data real time yang kemudian berimplikasi terhadap pengambilan kebijakan oleh pemerintah pusat dan daerah.

Dalam 18 bulan terakhir, secara total ada 4.167.511 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 3.918.753 orang dinyatakan pulih, 109.869 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 138.889 lainnya meninggal dunia.[tyo]


Komentar Pembaca