Atasi Perlindungan Karyawan di Masa Pandemi, Ini yang Ditawarkan Allianz Indonesia

EKONOMI  SENIN, 13 SEPTEMBER 2021 | 13:38 WIB

Atasi Perlindungan Karyawan di Masa Pandemi, Ini yang Ditawarkan Allianz Indonesia

Akibat terdampak Pandemi, banyak perusahaan yang belum bisa memprioritaskan kebutuhan perlindungan kesehatan karyawannya yang pada akhirnya berdampak ke produktivitas dan kinerja perusahaan juga. Berbagai risiko yang mungkin menimpa karyawan dan mempengaruhi produktivitas sebenarnya dapat diminimalisir dengan adanya solusi proteksi kesehatan melalui asuransi kesehatan kumpulan.

Hal ini diungkapkan beberapa narasumber yang jadi pembicara dalam Webinar Media bertajuk “Pahami Pentingnya Perlindungan bagi Karyawan di Tengah Pandemi” yang berlangsung, Sabtu (10/9/2021).
  
HR Professional & Content Creator, Samuel Ray dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa disrupsi yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 turut mendorong perusahaan-perusahaan di seluruh dunia untuk melakukan perubahan termasuk dalam hal pengelolaan sumber daya manusia yang akan berujung pada keberhasilan perusahaan.
 
“Pandemi mendorong karyawan untuk mencari keseimbangan dalam bekerja demi mencapai well-being yang baik. Perusahaan perlu menyesuaikan strategi untuk menjaga talenta terbaik salah satunya dengan menawarkan tunjangan di luar hak dasar seperti jam kerja yang fleksibel sampai asuransi kesehatan untuk karyawan dan keluarga,” kata Samuel.

Sedangkan Akhmad Akbar Sukamto, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) mengungkapkan bahwa diperkirakan tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus 2021 akan naik ke kisaran 7,15 persen - 7,35 persen. Hal ini menandakan persaingan dalam mencari pekerjaan akan menjadi semakin sulit.
 
“Namun, di balik sulitnya mencari pekerjaan selama masa pandemi, karyawan tetap perlu mempertimbangkan faktor-faktor penunjang yang ditawarkan perusahaan sebelum menerima pekerjaan seperti jatah cuti, kebijakan bekerja dari rumah (work from home), serta fasilitas asuransi yang ditawarkan perusahaan,” ujarnya.
  
Sedangkan Head of Employee Benefits, Allianz Life Indonesia, Nicolaus Satya Bharata mengungkapkan bahwa Saat ini selain melihat tren biaya kesehatan yang meningkat, penting bagi setiap pekerja untuk juga mendapatkan rasa aman dan nyaman bagi diri sendiri dan keluarga.
 
“Melalui fasilitas asuransi kesehatan kumpulan yang Allianz sediakan, menjadi pengingat kita bersama bahwa kesejahteraan segenap karyawan merupakan aset paling berharga bagi diri sendiri, keluarga dan perusahaan,” katanya.

Ragam solusi perlindungan telah Allianz sediakan melalui program Employee Benefit yang terdiri dari berbagai produk kesehatan kumpulan yang dapat memberikan berbagai manfaat seperti rawat inap, rawat jalan, rawat gigi, serta perawatan kehamilan dan persalinan.

“Tidak hanya memberi manfaat perawatan kesehatan apabila karyawan atau keluarganya jatuh sakit, tetapi juga manfaat mulai dari pemeliharaan, pencegahan serta perawatan kesehatan mereka,” terangnya.

Layanan asuransi kesehatan kumpulan dari Allianz, lanjutnya, juga menawarkan nilai tambah lainnya seperti proteksi yang tailor-made sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan karyawan, opsi cashless atau reimburse, medical hotline 24 jam, serta layanan klaim online melalui eAZy connect.
 
Sedangkan Sukarno, Head of Health Product Marketing and Service Development Allianz Life Indonesia mengungkapkan bahwa berdasarkan data klaim Allianz Indonesia hingga Agustus 2021, rata-rata biaya perawatan COVID-19 menunjukkan angka yang cukup tinggi.
 
“Ini dapat dijadikan dasar mengapa perusahaan perlu memperhatikan cakupan perlindungan asuransi kesehatan bagi karyawan untuk menjamin loyalitas dan kesejahteraan karyawan yang akan berujung pada produktivitas dan pertumbuhan perusahaan,” tutur.

Berbagai manfaat dapat dirasakan oleh karyawan di suatu perusahaan melalui asuransi kesehatan kumpulan khususnya di tengah masa pandemi sebagai bentuk etika bisnis dan kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan karyawan.

"Bagi perusahaan yang hendak memilih asuransi kesehatan kumpulan yang tepat bagi karyawannya, sebaiknya  memperhatikan 4 aspek yaitu, kebutuhan proteksi, alokasi anggaran, layanan yang dibutuhkan, serta memilih perusahaan asuransi yang kuat dan memiliki layanan terbaik," tandasnya.[fah]
 


Komentar Pembaca
Preman Jadi Mualaf

Preman Jadi Mualaf

Ahad, 26 September 2021 | 18:55

Tragis Pensiunan Polisi Ngemis Jadi Manusia Silver