Penyebaran Dokter Tidak Merata, Herman Deru Desak Buka Fakultas Kedokteran Baru

Tentang Sumsel  RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 17:45 WIB | Irmayani

Penyebaran Dokter Tidak Merata, Herman Deru Desak Buka Fakultas Kedokteran Baru

net

Imbas jumlah Dokter yang belum mencukupi membuat penyebaran tenaga kesehatan tidak merata dan cenderung berkumpul di satu kota. Hal ini menjadi PR pemangku kebijakan di Sumatera Selatan dalam mengatasi jumlah dokter yang belum mencukupi.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengatakan jumlah dokter menjadi persoalan dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Saat ini, Fakultas Kedokteran di Sumsel baru ada dua Universitas yakni Universitas Sriwijaya dan Universitas Muhammadiyah Palembang.

Menyikapi hal tersebut, orang nomor satu di Sumsel ini meminta semua pihak yang terkait dengan perizinan dalam membuka Fakultas Kedokteran harus dapat membantu Perguruan Tinggi yang ada di Sumsel dapat mewujudkannya.

"Rasio tenaga kesehatan di Sumsel belum mencukupi untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Maka dari itu saya meminta kepada semua pihak yang terkait dengan perizinan dalam membuka Fakultas Kedokteran harus dapat membantu Universitas yang ada di Sumsel dalam mewujudkannya." kata Deru saat membuka acara Lokakarya dengan tema "Pendidikan yang Berkualitas dan Terjangkau untuk Mencetak Tenaga Medis yang Kreatif, Inovatif dan Mandiri menghadapi Tantangan di Era Pandemi" yang diselenggarakan oleh Kampus Indo Global Mandiri (IGM) Sumatera Selatan secara virtual di Griya Agung, Rabu (8/9/2021).

Imbas belum tercukupi jumlah dokter di Sumsel ini membuat distribusi tidak merata dan masih berkumpul di satu kota. Oleh karena itu, Deru menekan semua pihak sebagai pemangku kebijakan di Sumsel dapat mendukung dalam membangun lebih banyak lagi fakultas kedokteran di Sumsel.

"Sehingga predikat Sumsel sebagai penghasil dokter terbaik dapat dipertahankan dan menghasilkan dokter yang berkesinambungan dengan mutu yang baik dan meningkatkan pelayanan yang lebih baik pada masyarakat", tambah Deru.

Sebelumnya, Rektor Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) , Marzuki Alie mengatakan untuk mendirikan Fakultas Kedokteran tersebut pihaknya akan melaksanakan kegiatan Lokakarya dimana akan dilakukan diskusi bersama narasumber terkait rencana pendirian FK ini.

"Fakultas Kedokteran UIGM ini rencananya akan dibuka dengan menerima 26 mahasiswa bekerjasama dengan RSUD Dr. H. M Rabain Muara Enim." Katanya.

Rencana pendirian Fakultas Kedokteran itu berangkat dari keinginannya untuk ikut memajukan pendidikan di Sumsel. Apalagi saat ini jumlah dokter di Sumsel juga masih jauh dari mencukupi.

“Rasio nasional itu 1:2.500, sementara di Sumsel hampir 1:5.000. Dengan rasio seperti ini tentu pelayanan masih sangat minim, belum lagi bicara kualitas,”  tukasnya. [irm]


Komentar Pembaca