Terkait Makam Amblas, Kadistamhut DKI: Ini Lumrah Terjadi

BERITA  KAMIS, 02 SEPTEMBER 2021 | 17:40 WIB | Aldi Rinaldi

Terkait Makam Amblas, Kadistamhut DKI: Ini Lumrah Terjadi

Makam amblas di Pemakaman Rorotan/Net

Makam yang ambles di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Jakarta Utara, telah dirapikan oleh petugas Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta. 

Diketahui makam yang amblas tersebut berjumlah 10 makam. Meskipun lahan makam Rorotan adalah bekas rawa, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta sudah melakukan pengurukan dan pemadatan tanah menggunakan alat berat sehingga potensi amblesnya saat ini kecil. 

"Hal ini lumrah terjadi, bukan hanya pada pemakaman khusus COVID-19, tetapi juga pada pemakaman biasa, terutama yang menggunakan peti jenazah. Pengecekan lahan akan selalu rutin kami lakukan," ujar Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Suzi Marsitawati kepada wartawan, Kamis (2/9/2021).

Pengecekan secara rutin juga dilakukan untuk mengantisipasi lahan makam kembali ambles. 

Suzi menerangkan, amblesnya makam seringkali terjadi akibat peti jenazah yang sudah mulai lapuk. Karena itu, pihak Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta akan menambah dan memadatkan tanah di setiap petak makam. 

Taman Pemakaman Umum Rorotan, Jakarta Utara, dipersiapkan untuk lahan pemakaman bagi jenazah yang harus dimakamkan dengan protokol pemakaman COVID-19. 

Sebelumnya diinformasikan, sejumlah petak makam di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rorotan yang berbentuk gundukan, mulai rata dengan tanah di sekitarnya. Hal itu diketahui pada Selasa (31/8). 

Area tanah di sekitar makam pun retak-retak. Kondisi itu terlihat di blok makam Syuhada dan blok Santo Yosef-Arimatea.[tyo]


Komentar Pembaca