Arab Saudi Belum Beri Kepastian Jamaah Umrah Indonesia

Nasional  KAMIS, 26 AGUSTUS 2021 | 21:45 WIB

 Arab Saudi Belum Beri Kepastian Jamaah Umrah Indonesia

Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali (foto/kemenag)

 Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali memastikan belum ada kebijakan baru dari Pemerintah Arab Saudi terkait jamaah umrah Indonesia. 

Namun demikian, pihaknya masih terus melakukan koordinasi, baik dengan Kementerian Haji maupun Kementerian Kesehatan Saudi.

"Sampai hari ini, belum ada kebijakan baru dari Arab Saudi terkait jamaah umrah Indonesia," tegas Endang Jumali melalui pesan singkat, Rabu (25/8).

Menurut Endang, kebijakan Saudi yang terbaru adalah mencabut larangan terbang langsung dari 20 negara yang sebelumnya terkena suspend, tapi hanya bagi warga asing (termasuk Indonesia) yang memiliki Izin tinggal/resident permit di Saudi. 

Meski demikian, lanjut Endang, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Pertama, harus sudah vaksin lengkap (dua dosis) dari jenis vaksin yang diakui Saudi. Kedua, vaksin tersebut diperoleh di Saudi sebelum warga asing tersebut pulang ke negaranya. Ketiga, pada saat tiba di Saudi, mereka harus menjalankan protokol kesehatan yang ditetapkan Saudi.

"Jadi, belum ada kebijakan baru terkait jamaah umrah Indonesia,” tegasnya.

Namun begitu, kata Endang, otoritas penerbangan Arab Saudi  atau GACA pada 24 Agustus 2021 meminta maskapai penerbangan untuk mewajibkan setiap penumpang umrah bersertifikat vaksin lengkap (dua dosis) yang diakui oleh Saudi. Keempat vaksin itu adalah Pfizier, AstraZeneca, Moderna, serta Jhonson and Jhonson. [mt]


Komentar Pembaca