Pemprov DKI Sebut Tidak Ada Pemborosan Lahan Pemakaman COVID-19

Nasional  RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 11:40 WIB | Aldi Rinaldi

Pemprov DKI Sebut Tidak Ada Pemborosan Lahan Pemakaman COVID-19

net

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengklaim bahwa tidak ada pemborosan anggaran untuk lahan pemakaman COVID-19.

"Tidak ada pemborosan lahan makam, semua diprediksi. Kan kita tau Covid ini kan tidak bisa diprediksi kebutuhannya," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/8).

Riza menyampaikan bahwa kasus pandemi virus corona ini tidak bisa diprediksi kebutuhannya. Ia mengaku Pemprov DKI sempat kuwalahan dalam menanggulangi lonjakan kasus COVID-19.

"Tapi kita untung punya stok yang cukup, jadi kita belajar dari peningkatan Covid kebutuhan makam yang tinggi, di samping itu belanja makam itu satu yang baik meningkatkan RTH," tandas Riza.

Namun demikian, Ketua DPP Gerindera ini juga menyebut, bahwa semua anggaran pemakaman lahan COVID-19 sudah dipertimbangkan dari prosedur hingga aspek legalitasnya.

"Semua dipertimbangkan dong harganya prosedurnya aspek legalnya, belanja itu banyak diperhatikan, tidak hanya harganya tapi aspek legal lebih penting produktivitas lebih penting," pungkas Riza.

Sebelumnya, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta melakukan pengadaan tanah makam COVID-19 menggunakan APBD-Perubahan tahun 2020 sebesar Rp 71,24 miliar di Jalan Sarjana, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pun menemukan pengadaan tersebut lebih mahal Rp 3,33 miliar. Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI pun meminta Gubernur Anies Baswedan untuk menjelaskan persoalan ini kepada masyarakat. [irm]


Komentar Pembaca