Target Vaksin di Jatim Meleset, Ternyata...

Daerah  RABU, 04 AGUSTUS 2021 | 10:40 WIB

Target Vaksin di Jatim Meleset, Ternyata...

Net

Target yang dicanangkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengenai penyuntikan vaksin virus corona (Covid-19). Kendalanya yakni pasokan vaksin dari pemerintah pusat.

Target yang pernah dibuat yakni 70 persen warga Jatim sudah disuntik vaksin pada 17 Agustus 2021 mendatang. Target itu ingin dicapai dengan penyuntikan 315 ribu vaksin per hari mulai Juli lalu. Namun, kini sudah memasuki Agustus dan penyuntikan vaksin belum sampai 300 ribu per hari.

"Sebetulnya dulu kan kami pernah menarget 10 Agustus sudah 70 persen [populasi warga Jatim tervaksinasi], itu kalau per 3 Juli kami bisa 315 ribu [vaksin perhari]," kata Khofifah saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Selasa (3/8).

Target itu sebelumnya juga pernah dicetuskan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, saat meninjau vaksinasi massal di Mal Grand City, Surabaya, pada 9 Juli lalu.

Keduanya optimis Jatim akan mencapai kekebalan kelompok atau herd immunty jika mampu meningkatkan penyuntikan dari rata-rata 165 ribu dosis vaksin dalam sehari, menjadi 300 ribu vaksinasi per hari.

Namun, kata Khofifah, dalam rakor bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim lainnya, target itu baru bisa tercapai jika distribusi pasokan vaksin dari pemerintah pusat lancar.

"Kalau itu bisa ter-support dengan vaksin yang cukup, sesungguhnya itu 10 Agustus ini bisa 70 persen dari 31 juta warga Jatim yang eligible yang dapat vaksinasi," ucapnya.

Kini, kata Khofifah, target itu perlu ditinjau ulang lantaran pihaknya juga harus mempertimbangkan dan menghitung vaksin yang dikirim oleh pemerintah pusat ke wilayah Jatim.

"Tapi kami juga melihat vaksin ini sesuai dengan kapasitas yang ada di pusat," ujar dia.

Meski demikian, Khofifah bersyukur bahwa vaksinasi di Jatim bisa terus berjalan dan kini dipercepat dengan bantuan sejumlah perguruan tinggi. Dia mengapresiasi pihak-pihak yang memberikan tindakan konkret dalam menanggulangi pandemi Covid-19 bersama-sama.

"Terima kasih untuk semua perguruan tinggi di Jatim sudah memberikan partnership yang luar biasa. Tadi saya sudah ke ITS, ini ke Unesa. Minggu lalu ke Unair, Unej, terus Unisma, UMM. InshaAllah besok lusa ke Universitas Brawijaya dan seterusnya," pungkas dia. [Irm]


Komentar Pembaca