Politikus PDIP Akui Dampak PPKM Belum Sesuai Harapan

POLKAM  MINGGU, 01 AGUSTUS 2021 | 22:10 WIB

Politikus PDIP Akui Dampak PPKM Belum Sesuai Harapan

Rahmad Handoyo PDIP/Net

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP Rahmad Handoyo mengakui dampak PPKM level 3-4 terhadap penyebaran COVID-19 di Tanah Air belum sesuai harapan. Namun, menurutnya, tetap ada dampak positif.

"Catatan saya memang kalau PPKM skala 4 ini ada positif nilainya, meskipun belum sepenuh harapan kita semuanya. Paling tidak laju penularan bisa kita hambat," ujar Rahmad kepada wartawan, Minggu (1/8/2021).

Menurutnya, hal itu dapat terlihat dengan adanya penuruan kasus aktif di bebearapa wilayah yang menerapkan PPKM.

"Untuk beberapa wilayah memang kita cukup mendapat kabar yang positif. Beberapa yang menerapkan skala 4, keterisian rumah sakit juga sudah mulai bernafas. Artinya mulai ada ruang yang kosong, baik ICU maupun ruang inap. Itu cukup menggembirakan, meskipun laju dari penularan masih cukup tinggi," imbuhnya.

Sayangnya Rahmad enggan berandai perihal nasib PPKM ini, apakah diperpanjang atau tidak. Namun dia menilai pembatasan mobilitas masyarakat yang tetap dilakukan.

"Diperpanjang atau tidak, protokol kesehatan lewat 3 M, 3T, mengurangi mobilitas, menghindarkan kerumunan, wajib terus dibumikan, serta vaksinasi harus bagaimana pemerintah berupaya keras memperkuat stok vaksin dan pelaksanaan vaksin secara masif. Dua hal ini menjadi kunci keberhasilan terlepas diperpanjang atau tidak PPKM level 4," terangnya.

Tapi, jika nantinya diputuskan untuk diperpanjang, Rahmad meminta pemerintah memastikan pendistribusian bansos tepat sasaran. Meskipun tidak bisa melepaskan masyarakat dari kesulitan, Rahmad meyakini bansos akan membantu meringankan beban yang diderita masyarakat.

"Kalau toh nanti diperpanjang, harus ada alat pendamping agar jeritan masyarakat bisa sedikit berkurang. Salah satunya kesiapan pemerintah mendampingi dalam bentuk bantuan-bantuan sosial. Tanpa itu berat," demikian Rahmad.[tyo]


Komentar Pembaca
Preman Jadi Mualaf

Preman Jadi Mualaf

Ahad, 26 September 2021 | 18:55

Tragis Pensiunan Polisi Ngemis Jadi Manusia Silver