Luar Biasa! Ratusan Pengacara Berikrar Siap Bela Munarman

POLKAM  MINGGU, 01 AGUSTUS 2021 | 12:40 WIB

Luar Biasa! Ratusan Pengacara Berikrar Siap Bela Munarman

Advokat senior sekaligus petinggi eks-Front Pembela Islam (FPI) Munarman tak lama lagi bakal menjalani sidang kasus dugaan terorisme, yang didakwakan padanya. Di persidangan itu nanti, Munarman dibela oleh ratusan pengacara.

Demikian dikatakan salah satu anggota tim kuasa hukum Munarman, Aziz Yanuar, Minggu (1/8/2021).

Menurut Aziz, kliennya itu bakal menjalani persidangan kasus dugaan terorisme. Ratusan advokat sudah menyatakan siap membela Munarman dalam sidang . Sebab, Munarman yang mantan sekretaris Front Pembela Islam (FPI) itu punya banyak rekan advokat.

“Sebagai advokat senior, Munarman punya rekam jejak yang panjang di dunia hukum dan HAM. Maka tak heran jika ratusan advokat menyatakan siap membela Munaraman di persidangan,” kata Aziz dalam siaran persnya..

Aziz menyebut hal itu sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama advokat. Sebab, Munarman selama ini juga berprofesi sebagai advokat. “Ini sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan sejawat,” tambah Aziz Yanuar.

Dari daftar yang diterima, ada sekitar 202 advokat yang siap membela Munarman termasuk Aziz sendiri. Aziz menerangkan, Munarman merupakan seorang advokat senior yang mengawali kariernya di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di Palembang sebagai sukarelawan pada 1995.

“Kemudian dia dipromosikan sebagai kepala operasional organisasi yang sama pada 1997,” kata Aziz.

 Selanjutnya, dia beralih menjadi Koordinator Kontras Aceh pada 1999-2000. Karier ini berlanjut hingga ia menduduki posisi Koordinator Badan Pekerja Kontras dan bertugas di Jakarta. Pada September 2002, Munarman terpilih sebagai Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Munarman sebelumnya ditangkap Densus 88 Antiteror di rumahnya di Tangerang Selatan, Banten atas tuduhan menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme dan bermufakat jahat untuk melakukan tindak pidana terorisme. [ros]


Komentar Pembaca