Soal Agama Baha'i, Novel: Menag Yaqut Sengaja Memecah Belah Bangsa

POLKAM  MINGGU, 01 AGUSTUS 2021 | 12:10 WIB

Soal Agama Baha'i, Novel: Menag Yaqut Sengaja Memecah Belah Bangsa

Sudah diketahu publik secara luas, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas secara resmi mengucapkan Selamat Hari Raya Naw-Ruz kepada umat Baha'i, agama yang tidak diakui di Indonesia. Dan ucapan Menag itu sudah menjadi polemik.

Sehubungan itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin meminta, Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera turun tangan.

Lebih jauh, Novel bahkan mendesak Presiden Jokowi segera mencopot jabatan menteri agama dari Gus Yaqut -sapaan karib Yaqut Cholil Qoumas- karena dinilai telah gagal paham dengan keberadaan agama-agama di Indonesia.

“Presiden wajib pecat menteri agama (Gus Yaqut) karena gagal paham dalam sejarah di Indonesia dan sangat memalukan sekali,” kata Novel dalam keterangannya, Minggu (1/8/2021).

Menurut dia, bukan kali ini Gus Yaqut melakukan blunder selama menjabat menteri agama, tetapi sudah berkali-kali.

“Selalu bikin gaduh dengan mengadu domba anak bangsa,” kata dia.

Novel pun menyinggung sikap Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang mengucapkan selamat ulang tahun kepada Partai Komunis China, beberapa waktu lalu.

“Ucapan yang telah dilakukan oleh menteri agama dan Megawati sudah satu paket ingin memecah belah bangsa dengan kegaduhan-kegaduhan yang dibuat,” tuding Novel.

Untuk itu, dia berharap agar Presiden Jokowi tak membiarkan hal ini dan segera bersikap.

“Ini artinya kalau Jokowi tidak bisa memberikan sanksi tegas maka Jokowi harus mundur sesuai konstitusi yang ada,” pungkas Novel Bamukmin.[ros]


Komentar Pembaca