KPK Harus Mampir ke Subang, Banyak Oknum Kepala Desa Perkaya Diri Sendiri

POLKAM  MINGGU, 01 AGUSTUS 2021 | 11:10 WIB | Aldi Rinaldi

KPK Harus Mampir ke Subang, Banyak Oknum Kepala Desa Perkaya Diri Sendiri

Pengamat Politik Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN Institute) Muhammad Mualimin mengaku, dirinya  prihatin dengan banyaknya okmum Kepala Desa di Kabupaten Subang, Jawa Barat, yang terlihat memperkaya diri di tengah kesulitan masyarakat.

Mualimin meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk mengingatkan Bupati Ruhimat, agar dapat mengawal Dana Desa .

Ia juga meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melihat Jawa Barat khususnya Kabupaten Subang.

"Tolong KPK mampir dong ke Kabupaten Subang. Banyak kepala desa baru menjabat tiba-tiba beli mobil dan bangun rumah. Ini patut dicurigai," kata Mualimin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (31/7/2021).

Selain meminta KPK untuk mampir ke Kabupaten Subang, Mualimin berharap Polres Subang dan Kejaksaan Negeri Subang proaktif . Mereka harus menyelidiki dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum-oknum kepala desa di seluruh Subang.

"Jangan sampai dana pembangunan ditilep oknum-oknum kepala desa, dibuat kawin lagi, beli mobil atau sawah. Itu kan duit masyarakat. Polres dan Kejaksaan harus turun ke desa desa. Tangkap maling uang rakyat!" desak Mualimin.

Sebagai komandan pembangunan di pedalaman, kata Mualimin, peran para kepala desa sangat penting bagi pengentasan kemiskinan.

"Pokoknya kalau kepala desa sudah korup, pembangunan pasti tidak jalan," tandasnya.

Mulimin juga mengungkapkan, warga yang miskin akibat dari gunta gantinya kepala desa sehingga nasibnya tetap miskin dan tidak berubah.

Ia juga menegaskan, sesekali kebusukan yang ada di tingkat desa harus segera dibongkar agar masyarakat yang hidupnya miskin dapat berubah tingkat ekonominya menjadi baik.

"Sudah cukuplah Bupati terdahulu langganan ditangkap KPK. Jangan sampai korupsi meluas ke desa. Semua ingin Subang yang maju, bersih, dan bebas dari garong uang rakyat," tutup Mualimin.[ros]


Komentar Pembaca