Paling Sukses, DKI Lampaui Target Presiden untuk Vaksinasi Covid-19

POLKAM  MINGGU, 01 AGUSTUS 2021 | 08:10 WIB | Aldi Rinaldi

Paling Sukses, DKI Lampaui Target Presiden untuk Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sukses melampaui target Vaksinasi Covid-19. Capaian tersebut lebih cepat satu bulan dari yang sudah ditargetkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan 7,5 juta warga telah tervaksin sebelum akhir Agustus 2021.

Data hingga kemarin Sabtu (31/7/2021) telah dilakukan vaksinasi program untuk dosis 1 sebanyak 7.507.340 orang, dosis 2 sebanyak 2.667.299 orang dan dosis 3 khusus untuk tenaga kesehatan sebanyak 3.547 orang.

Gubernur Anies Baswedan menagatakan, data vaksin menunjukkan dari 7,5 juta dosis pertama vaksin di Jakarta, sekitar 4,5 juta lebih adalah warga ber-KTP DKI. Sisanya, sekitar 3 juta adalah warga dengan KTP non-DKI Jakarta.

Dari jumlah tersebut, kata Anies, ada sekitar 1,3 juta warga ber-KTP Jawa Barat dan sekitar 500 ribu warga ber-KTP Banten yang divaksin di Jakarta.

“Memang bagian terbesar dari warga ber-KTP non-DKI Jakarta yang divaksin di Jakarta adalah petugas publik yang bekerja di sini. Mereka jumlahnya 1,6 juta orang. Jadi, cukup banyak petugas publik yang bekerja di Jakarta, tapi mereka memiliki KTP luar Jakarta,” ungkap Anies di Jakarta kemarin.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengingatkan, masih banyak warga ber-KTP DKI Jakarta yang belum divaksin dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi secara lengkap supaya DKI Jakarta bisa mencapai kekebalan komunitas dengan 8,8 juta orang tervaksinasi.

“Kita akan terus kerja, dan akan kerja cepat memastikan bahwa seluruh warga yang tinggal dan berkegiatan di Jakarta itu divaksin," ujarnya.

"Jadi, walaupun target 7,5 juta itu sudah tercapai, tapi kita tidak akan berhenti di titik ini, kita akan teruskan,” sambung Anies.

Meskipun sudah divaksin, Anies meminta kepada setiap warga yang berkegiatan di Jakarta perlu untuk mematuhi protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas. Apalagi, Jakarta masih berada dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.
Terakhir Anies mengingatkan, bahwa Jakarta masih berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

"Artinya, jangan mengira kita sudah bebas walau keadaan sudah jauh membaik daripada beberapa minggu lalu. Terus kurangi mobilitas, terus jaga prokes, terus saling jaga dan saling bantu,” pungkas Anies.[ros]


Komentar Pembaca