UNESCO Umumkan Daftar Baru Situs Warisan Dunia

Internasional  SABTU, 31 JULI 2021 | 19:15 WIB

UNESCO Umumkan Daftar Baru Situs Warisan Dunia

UNESCO/Net

UNESCO mengumumkan daftar baru yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia. Nama-nama tersebut dipilih melalui sidang virtual yang bergulir di Fuzhou, China.

Dikutip dari National Geographic, dalam sidang yang dihadiri oleh perwakilan dari seluruh dunia itu UNESCO telah memutuskan untuk menambahkan 34 tempat baru ke dalam daftar Situs Warisan Dunia. Lokasi-lokasi tersebut dipilih setelah meninjau nominasi yang masuk sejak 2020 hingga 2021.

Thailand menjadi satu-satunya perwakilan dari ASEAN yang berhasil masuk dalam daftar baru tersebut. Situs barunya, Kaeng Krachan Forest Complex merupakan sebuah hutan yang menjadi habitat bagi sejumlah tanaman dan burung yang terancam punah.

Sementara itu dari regional Asia, UNESCO memilih kota kapur bersejarah As-Salt di Yordania untuk masuk dalam daftar Situs Warisan Budaya yang baru.

UNESCO juga memasukkan kompleks Arkeoastronomi Chankillo di Peru dalam daftar tersebut. Lokasi tersebut merupakan sebuah situs prasejarah yang pernah digunakan untuk melacak matahari sebagai penanggalan selama rentang satu tahun.

Selanjutnya situs Trans-Iranian Railway, yakni jalur kereta api sepanjang 1.394 kilometer yang membentang di dua pegunungan, kini juga menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO.

Situs yang dibangun pada 1920-an dan 1930-an ini memiliki rute curam dan melewati 174 jembatan besar, 186 jembatan kecil, dan 224 terowongan, termasuk 11 terowongan spiral.

Kemudian, seni batuan cadas Himā Cultural Area di Arab Saudi juga berhasil ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO tahun 2020.

Gelar yang sama juga disandang oleh Cordouan Lighthouse di Prancis, Sítio Roberto Burle Marx di Brazil, sekelompok kota spa di Eropa sebagai kelompok kolektif.

Sementara itu, dua situs di India juga masuk dalam daftar tersebut antara lain Kuil Ramappa atau yang juga dikenal sebagai Kakatiya Rudreshwara sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO 2020 dan kota kuno Dholavira: a Harappan City menjadi situs warisan UNESCO 2021.

Selain memutuskan nama-nama situs baru, UNESCO juga memutuskan untuk menghapus kota Liverpool dari daftarnya situs warisan dunia, karena sedang dalam pembangunan gedung baru yang dikhawatirkan berdampak pada situs tersebut.

Selain itu, komite Situs Warisan Dunia UNESCO juga mengusulkan Lanskap Pertambangan Roșia Montan di Rumania masuk dalam Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya.

Berikut daftar baru World Heritage sites UNESCO:

Tahun 2020:
- Turki: Arslantepe Mound
- Peru: Chankillo Archaeoastronomical Complex
- Belgia/Belanda: Colonies of Benevolence
- Prancis: Cordouan Lighthouse
- India: Kuil Kakatiya Rudreshwara (Ramappa), Telangana
- Jerman: Mathildenhöhe Darmstadt
- Italia: Padua's fourteenth-century fresco cycles
- Spanyol: Paseo del Prado and Buen Retiro, a landscape of Arts and Sciences
- China: Quanzhou: Emporium of the World in Song-Yuan China
- Romania: Roșia Montană Mining Landscape
- Brasil: Sítio Roberto Burle Marx
- Austria, Belgia, Ceko, Prancis, Jerman, Italia, Inggris Raya dan Irlandia: The Great Spa Towns of Europe
- Uruguay: Gereja Atlántida
- Iran: Trans-Iranian Railway
- Saudi Arabia: Ḥimā Cultural Area
- Jepang: Pulau Amami-Oshima, Pulau Tokunoshima, bagian utara Pulau Okinawa, dan pulau Iriomote
- Georgia: Colchic Rainforests and Wetlands
- Korea Selatan: Getbol, Korean Tidal Flats
- Thailand: Kaeng Krachan Forest Complex
- Austria/Jerman/Slovakia: Frontiers of the Roman Empire 

2021
- Yordania: As-Salt (Danau Garam)
- Iran: Cultural Landscape of Hawraman/Uramanat
- India: Dholavira 
- Jerman/Belanda: Frontiers of the Roman Empire 
- Jepang: Jomon Prehistoric Sites
- Prancis: Nice
- Chile: Settlement and Artificial Mummification of the Chinchorro Culture
- Jerman: ShUM Sites
- Pantai Gading: Masjid Sudanese style
- Italia: The Porticoes of Bologna
- Slovenia: The works of Jože Plečnik in Ljubljana
- Inggris: The Slate Landscape
- Rusia: Petroglyphs of Lake Onega dan White Sea
- Gabon: Taman Nasional Ivindo

[tyo]


Komentar Pembaca
Preman Jadi Mualaf

Preman Jadi Mualaf

Ahad, 26 September 2021 | 18:55

Tragis Pensiunan Polisi Ngemis Jadi Manusia Silver