Digitalisasi Ekonomi Daerah Pemkot Bekasi Diganjar AJEG Jabar 2021

Daerah  KAMIS, 29 JULI 2021 | 19:40 WIB | Giri Sasongko

Digitalisasi Ekonomi Daerah Pemkot Bekasi Diganjar AJEG Jabar 2021

Pemerintah Kota Bekasi meraih Penghargaan Peringkat Pertama Apresiasi Jawara Ekonomi Digital (AJEG) Jawa Barat 2021 Kategori Pemda Terbaik dalam Digitalisasi Ekonomi Daerah.

Penganugerahan ini diberikan dalam Rapat Koordinasi Wilayah Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (Rakorwil TP2DD dan TPID) se-Jawa Barat tahun 2021 yang dilakukan secara virtual melalui zoom meeting pada 27 Juli 2021.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten atau Kota di Jawa Barat yang telah berhasil melakukan inovasi melalui pemanfaatan teknologi digital serta mendorong perluasan ekosistem ekonomi digital di masyarakat.

Rakorwil TP2DD dan TPID tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Pemprov Jawa Barat dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat ini mengusung tema "Akselerasi Ekonomi Keuangan Digital untuk Mendukung Stabilisasi Harga dan Terwujudnya Visi Jawa Barat yaitu Juara Lahir dan Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi". Rakorwil dibuka oleh Gubernur Jawa Barat dan diikuti oleh TP2DD dan TPID Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat.

Pada kesempatan ini Kota Bekasi dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, selaku Wakil Ketua TP2DD Kota Bekasi dan Wakil Ketua TPID Kota Bekasi.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berharap, TP2DD di level Provinsi hingga Kabupaten atau Kota dapat menghasilkan berbagai kebijakan terintegrasi yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah untuk mendorong berbagai inisiatif dan inovasi dalam rangka mempercepat dan memperluas terbentuknya ekosistem digital di seluruh wilayah Jawa Barat.

"Saya berharap hal ini bisa mendorong berbagai inisiatif dan inovasi dalam rangka mempercepat dan memperluas terbentuknya ekosistem digital di seluruh wilayah Jawa Barat," tekan Ridwan Kamil.

Lahirnya kebijakan terintegrasi antar pemerintahan, lembaga pemerintah dan dunia perbankan ini sangat dimungkinkan karena struktur kelembagaan TP2DD melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten atau Kota dan didukung oleh Bank Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), instansi vertikal terkait dan industri perbankan.

"Tugas strategis awal yang diamanatkan antara lain menetapkan arah kebijakan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah dalam rangka mendukung peningkatan efisiensi dan efektifitas layanan publik, transparansi dan tata kelola dalam sistem keuangan pemerintah daerah yang pada gilirannya dapat mengoptimalkan pendapatan dan kesehatan fiskal daerah," katanya.

Dalam jangka menengah-panjang adalah memastikan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah secara menyeluruh dalam kehidupan masyarakat. Sehingga digitalisasi tersebut dapat membentuk daya tahan dan daya saing yang tinggi bagi produsen disatu sisi serta kenyamanan dan keamanan bagi konsumen disisi lainnya, untuk semakin mewujudkan masyarakat Jabar Juara yang berdaya saing tinggi.[ros]

 


Komentar Pembaca