Sadis, Presiden China Xi Jinping Diramal Segera Terguling

Internasional  MINGGU, 25 JULI 2021 | 14:40 WIB

Sadis, Presiden China Xi Jinping Diramal Segera Terguling

Presiden China Xi Jinping, didesak  untuk mengundurkan diri oleh Li Keqiang dan Anggota Politbiro lainnya. Ia dikawal ke sebuah vila mewah di pantai sementara Li bersama dengan para pejabat tinggi sipil dan militer lainnya, membentuk pemerintahan baru di Beijing.

Begitulah adegan penggulingan Presiden China Xi Jinping yang digambarkan dalam buku yang baru-baru ini diterbitkan sebagai skenario imajiner, penulis yang merupakan  pensiunan diplomat Inggris Roger Garside.

Roger Garside mengatakan bahwa dia yakin skenario itu tidak berada di luar kemungkinan.

“Saya percaya AS dan sekutunya memiliki keunggulan ekonomi yang besar dibandingkan dengan China, dan kita harus menggunakannya untuk membawa perubahan rezim di China,” kata Garside dalam sebuah wawancara telepon dari rumahnya di London seperti dilansir VOA, Minggu (25/7/2021).

“Kami tidak dapat memutuskan dari luar bagaimana China akan diatur, tetapi seperti yang saya tunjukkan dalam buku saya, ada orang-orang di China yang ingin berubah, dan kita dapat bekerja untuk membantu orang-orang itu, kita dapat bekerja untuk mewujudkan kondisi di mana mereka dapat mencapai apa yang mereka inginkan.”

Pandangan Garside tentang apa yang mungkin terjadi di China berakar pada pengalamannya sendiri selama tiga tahun sebagai analis utama politik internal China di Kedutaan Besar Inggris di Beijing. Sebelum itu, ia menjabat sebagai perwira Inggris di Hong Kong, menyaksikan para pelarian yang mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyeberangi perbatasan ke Hong Kong pada tahun 1958.

Namun ramalan dan skenario Roger Garside dipandang oleh para ahli politik luar negeri lainnya.

Di antaranya Andrew Nathan, yang mengajar di Universitas Columbia di New York, menunjukkan bahwa ada langkah-langkah yang dirancang untuk mencegah jenis percakapan yang tidak sah di antara anggota Politbiro China yang akan memungkinkan koordinasi kudeta.

Yang memungkinkan, katanya, adalah seperti apa yang terjadi ketika pemimpin Soviet saat itu Nikita Khrushchev digulingkan pada tahun 1964.

Garside berpendapat bahwa jika pejabat nomor dua di China Li Keqiang dan para pemimpin yang berpikiran sama menantang Xi, mereka kemungkinan akan mendapat dukungan publik. [ros]


Komentar Pembaca