Hanya Karena Ini..Muhammadiyah Dukung Perpanjangan PPKM

POLKAM  RABU, 21 JULI 2021 | 16:40 WIB

Hanya Karena Ini..Muhammadiyah Dukung Perpanjangan PPKM

Saat ada pihak-pihak yang menyayangkan diperpanjangnya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tidak demikian halnya dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Dalam Keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (21/7/2021), Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas  mengatakan pihaknya mendukung Perpanjangan PPKM, yang disampaikan Presiden Joko Widodo jika tujuannya untuk kebaikan bersama.

"Tugas negara dan pemerintah berdasarkan konstitusi adalah melindungi rakyat, di antaranya dari bahaya Covid-19 dan menyejahterakan mereka. Kalau menurut pemerintah untuk kebaikan rakyat, PPKM harus dilanjutkan ya silakan dilanjutkan," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Presiden mengumumkan keputusan pemerintah untuk melanjutkan PPKM hingga 25 Juli,  dan akan melakukan pembukaan secara bertahap mulai 26 Juli 2021.

Menurut Presiden Jokowi, PPKM diterapkan untuk menurunkan penularan Covid-19 dan mengurangi kebutuhan masyarakat untuk pengobatan di rumah sakit.

Menanggapi itu, Abbas mengatakan bahwa apabila pemerintah sudah memutuskan memperpanjang dan meminta mengurangi mobilitas, masyarakat harus secepatnya diberikan bantuan agar kebutuhan hidupnya terpenuhi.

"Pemerintah harus membantu perekonomian rakyat dengan BLT secepatnya dan secukupnya agar mereka dapat memenuhi kebutuhan hidupnya," kata dia.

Ditegaskannya bahwa apabila kasus telah menurun dan pemerintah akan melonggarkan kebijakan PPKM, masyarakat diminta tetap mempertebal penerapan protokol kesehatan.

Dikemukakan Abbas, cara yang paling mudah dan murah agar terhindar dari risiko penularan adalah menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, memakai masker, dan mencuci tangan secara berkala.

"Tapi, kalau pemerintah tidak akan melanjutkan atau akan melonggarkan PPKM, masyarakat betul-betul diminta dan dituntut untuk menghormati protokol kesehatan yang ada," katanya.

Ia mendesak agar aparat keamanan terjun ke pasar-pasar, stasiun, dan tempat-tempat lain yang akan mengundang kerumunan untuk mengedukasi dan memperingatkan apabila ditemukan pelanggaran.[ros]


Komentar Pembaca