Tata Cara Salat Idul Adha di Rumah Saat PPKM Darurat

NASIONAL  SELASA, 20 JULI 2021 | 00:30 WIB

Tata Cara Salat Idul Adha di Rumah Saat PPKM Darurat

Ilustrasi Salat Ied di Rumah/Net

Salat Idul Adha dilaksanakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah atau jatuh pada Selasa (20/7/2021) besok. Namun untuk saat ini karena adanya Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, masyarakat diharuskan untuk membatasi kegiatan di luar rumah. Pemerintah mengimbau agar masyarakat melaksanakan salat Idul Adha di rumah masing-masing.

Melansir laman Setkab, Minggu (18/7/2021), kegiatan peribadatan/keagamaan berjemaah di daerah yang menerapkan PPKM Darurat, PPKM Mikro Diperketat, dan kabupaten/kota non-PPKM Darurat tapi berstatus Zona Merah dan Oranye, ditiadakan dan dikerjakan di kediaman atau rumah masing-masing.

Lantas bagaimana cara beribadah dari rumah?

Ketua MUI Bidang Fatwa, Dr KH M Asrorun Ni’am Sholeh MA, mengatakan penerapan kebijakan PPKM Darurat tidak menghalangi ibadah salat Idul Adha.

“PPKM Darurat tidak menghalangi kita untuk melaksanakan shalat Id dan juga aktivitas penyembelihan qurban,” ujar Kiai Asrorun, saat dikonfirmasi.

Dia menjelaskan, merujuk pada Fatwa Nomor 36 Tahun 2020 tentang Salat Idul Adha Dan Penyembelihan Hewan Kurban Saat Wabah Covid-19, implementasinya diserahkan kepada Pemerintah.

Kata pria yang juga Deputi Bidang Pemuda Kemenpora RI ini, fatwa itu didasarkan upaya mewujudkan maslahat (jalb al-mashlahah) dan mencegah terjadinya mafsadat (daf’u al-mafsadah).

Dia mengimbau kepada masyarakat Shalat Id dilakukan di rumah saja. Argumentasinya, rumah ibadah termasuk masjid untuk sementara tidak diperbolehkan untuk mengadakan kegiatan yang dapat menyebabkan sebuah kerumunan.

“Hanya saja pelaksanaannya harus memperhatikan aspek keselamatan diri dan juga orang lain, sehingga harus dipastikan tidak terjadi kerumunan,” ujar Kiai Asrorun.

Dia menjelaskan sunnah hai’at dan juga tata cara salat Idul Adha tetap tidak berubah, tidak ada perubahan. Sunnah hai’at adalah sunah yang ada di dalam salat, yang jika anda tidak mengerjakannya maka tidak disunahkan untuk sujud sahwi.

Bahkan untuk bab sunnahnya sebelum pelaksanaan salat Idul Adha juga tidak berubah. Misalnya:

1. Disunnahkan mandi terlebih dahulu

2. Memakai pakaian putih yang terbaik

3. Memakai wewangian

4. Tidak dianjurkan untuk makan terlebih dahulu atau berpuasa, berbeda dengan sebelum melakukan shalat Idul Fitri.

Untuk pelaksanaan dan tata cara salat Ied di Hari Raya Idul Adha, dia menyebutkan bahwa tata caranya tetap sama seperti yang tertuang dalam fatwa MUI. Waktu pelaksanaannya dimulai setelah terbit matahari dan diutamakan saat masuk waktu Dhuha sampai sebelum masuk waktu Zuhur.

Berikut tata cara melakukan Salat Idul Adha dalam kondisi pemberlakuan PPKM Darurat berlangsung: 

1. Membaca niat Salat Idul Adha

Salat Idul Adha diawali dengan membaca niat. Jika dilafalkan, bunyinya adalah sebagai berikut:

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًاإِمَامًا) لِلهِ تَعَــــــــالَى

"Ushallii sunnatan liidil adha rok'ataini (makmuman / imaaman) lillahi ta'alaa."

Artinya: "Aku berniat sholat Idul Adha dua rakaat [sebagai makmum / imam] karena Allah ta'ala."

2. Mengucapkan takbiratul ihram: Allahu Akbar;

3. Meletakkan tangan di atas pusar (sedekap);

4. Membaca doa iftitah;

5. Membaca takbir sebanyak tujuh kali untuk rakaat pertama, dan di sela-sela takbir membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

"Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illallah wallahu akbar."

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar."

6. Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan Membaca salah satu surah atau ayat dalam Al-Qur'an, dianjurkan untuk membaca surah al-A'lâ;

7. Ruku, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti salat biasa.

8. Saat rakaat kedua, sebelum membaca Fatihah, disunnahkan takbir sebanyak 5 kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri (takbir qiyam), dan di antara tiap takbir disunnahkan membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Subhaanallaahi wal hamdulillaahi wa laa ilaha illallahu wallaahu akbar.

9. Membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran, dianjurkan untuk membaca surah al-Ghâsyiyah;

10. Ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.

Demikianlah tata cara melaksanakan Salat Idul Adha di rumah. Selamat Hari Raya Idul Adha!

[tyo]


Komentar Pembaca