Betapa Bangganya Perempuan Arab Dilibatkan dalam Penyelenggaraan Haji

Kabar Tanah Suci  JUMAT, 16 JULI 2021 | 12:10 WIB

Betapa Bangganya Perempuan Arab Dilibatkan dalam Penyelenggaraan Haji

Penyelenggaraan Ibadah Haji 2021 menghadirkan berbagai perbedaan dari sebelum-sebelumnya. Tahun ini perempuan-perempuan Arab Saudi kali ini dilibatkan dalam proses penyelenggaraan haji, termasuk pengamanan.

Dilansir VOA, Jumat (16//2021), Nuha al-Ghamidi sulit menyembunyikan senyum kebanggaannya saat diwawancari Kantor Berita Associated Press mengenai posisi barunya di Pusat Operasi Keamanan Nasional Kerajaan Arab Saudi. Sebagai personel keamanan, ia bertugas duduk di balik meja sambil menerima panggilan telepon dan memastikan keamanan para pelaku ibadah haji.

"Saya dan keluarga bangga dengan pekerjaan saya di departemen keamanan. Ini juga tercermin dalam panggilan telepon. Banyak warga yang mengucapkan terima kasih dan penghargaan. Mereka juga menyambut kehadiran saya,” jelasnya.

Melibatkan perempuan dalam menjaga keamanan merupakan salah satu reformasi yang dilakukan oleh Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.

Pangeran muda  itu berusaha menggambarkan dirinya sebagai seorang reformis yang liberal, meskipun juga dikenal sebagai tokoh yang suka membungkam dan menahan para aktivis yang telah lama mendorong perubahan-perubahan di negara kerajaan itu.

Keterlibatan perempuan dalam proses pengamanan sebetulnya mengundang reaksi pro dan kontra. Namun rekan kerja al-Ghamidi, yang hanya ingin disebut bernama Riham, mengaku bahwa ia tidak menghadapi masalah di tempat kerja termasuk dari rekan-rekan pria.

"Mengenai penerimaan perempuan dalam pekerjaan keamanan, saya tidak melihat ada masalah. Kami bekerja berdampingan dan mereka menyambut, mendukung, dan kooperatif," kata dia.

Arab Saudi telah menyelesaikan persiapan untuk menerima jemaah haji tahun ini di tengah tindakan pengawasan yang ketat untuk memastikan para peserta haji aman dari virus corona.

Karena pandemi, hanya 60.000 orang yang diperkenankan menjalankan badah haji tahun ini. Mereka semua merupakan penduduk Arab Saudi, meski tidak semuanya berkewarganegaraan Arab Saudi.

Ini adalah tahun kedua pandemi membayangi pelaksanaan ibadah haji. Tahun lalu, negara itu hanya mengizinkan sejumlah kecil Muslim untuk menjalaninya. [ros]

 


Komentar Pembaca