Pelaksanaan Ibadah Haji Dimulai Sabtu

Kabar Tanah Suci  KAMIS, 15 JULI 2021 | 17:15 WIB

Pelaksanaan Ibadah Haji Dimulai Sabtu

ilustrasi

Dari 558 ribu pendaftar jamaah haji di tahun ini, Arab Saudi menerima 60 ribu jamaah. Pelaksanaan ibadah haji sendiri akan mulai Sabtu (17/7) dengan protokol kesehatan yang ketat.

Hal tersebut disampaikan salah satu pekerja perusahaan Haji Rawahel, Abed al-Haibi. Ia juga menyebut prioritas dalam ibadah kali ini adalah untuk melindungi kesehatan jemaah, demikian seperti dikutip dari Associated Press, Selasa (13/7).

Mereka yang lolos ibadah haji telah melalui seleksi pemeriksaan online. Para jemaah itu juga memenuhi syarat, seperti sudah divaksin penuh, berusia 18-65 tahun serta tidak menderita penyakit kronis.

Dalam penyelenggaraan haji tahun ini, Saudi berusaha mengulang kesuksesan tahun lalu yang tak mendeteksi kasus Covid-19 selama lima hari ibadah itu berlangsung.

Awal bulan ini, Kementerian Haji Saudi mengatakan tengah menyelesaikan tindakan pencegahan Covid-19 tingkat tinggi mengantisipasi munculnya varian baru.
poster


Selain aturan jarak sosial yang ketat, kementerian juga memperkenalkan "kartu haji pintar" untuk memudahkan akses para jamaah ke kamp, hotel, dan transportasi pengangkut jemaah haji.

Selain aturan jarak sosial yang ketat, kementerian juga memperkenalkan "kartu haji pintar" untuk memudahkan akses para jamaah ke kamp, hotel, dan transportasi pengangkut jemaah haji.

Kartu itu juga akan membantu melacak jemaah yang hilang.

Selain itu, untuk meminimalisir pergerakan pihak berwenang mengerahkan robot hitam-putih untuk mengeluarkan botol-botol air dari mata air Zamzam di Masjidil Haram.

Pemerintah juga mengimbau para jamaah untuk menjauh dari kawasan Hajar Aswad, batu hitam yang biasanya disentuh para jemaah.

Di samping itu, demi meningkatkan pelayanan kesehatan para jemaah, Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi (SRCA) mengaku siap membantu pelaksanaan haji tahun ini, dengan mengerahkan tenaga dan kendaraan layanan medisnya.

Melansir Zawya, Presiden SRCA Jalal Al-Owaisi mengatakan bahwa pihaknya menggunakan semua potensinya demi memberikan layanan darurat terbaik bagi mereka yang berpartisipasi dalam ibadah haji.

Tenaga medis yang akan dikerahkan dari SRCA mencakup 549 dokter, spesialis, ambulans dan teknisi darurat di 51 titik pusat di Makkah, Mina, Muzdalifah dan Arafah.

Mereka juga mengirim 144 ambulans, 22 sepeda motor, 10 gerobak, dua kendaraan darurat serta mobil layanan untuk mendukung pekerjaan perawatan dan administrasi.[irm]


Komentar Pembaca