Allianz Indonesia Salurkan Paket Bantuan Bagi Warga Terdampak Siklon Tropis Seroja di NTT

Sosial  KAMIS, 01 JULI 2021 | 20:55 WIB | Zulfa Fahmi

Allianz Indonesia Salurkan Paket Bantuan Bagi Warga Terdampak Siklon Tropis Seroja di NTT

Penyaluran 950 paket bantuan dari Yayasan Allianz Peduli ke warga NTT yang terdampak Siklon Tropis Seroja/ist.

Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli (YAP),bekerjasama dengan Humanitarian Forum Indonesia (HFI) mendonasikan 950 paket kebersihan diri dan lingkungan. Paket bantuan ini terdiri dari alat mandi dan alat kebersihan lingkungan. 
 
Bantuan ditujukan bagi warga yang tinggal di Desa Lawalu dan Desa Bereliku, Kecamatan Malaka Tengah dan Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, yang terdampak siklon tropis Seroja. Proses distribusi dilakukan pada rentang waktu Mei – Juli 2021.
 
Paket bantuan ini ditujukan bagi 950 kepala keluarga yang akan memberikan manfaat bagi kurang lebih 3.800 jiwa. Sejumlah sapu, kain pel, dan deterjen pembersih lantai juga dibagikan untuk mendukung masa pemulihan pasca bencana. 
 
“Selain peralatan mandi bagi warga, kami juga memberikan alat kebersihan yang dapat digunakan untuk membersihkan lingkungan rumahnya dari residu banjir bandang yang melanda. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami untuk meringankan beban masyarakat dalam menanggulangi bencana. Kami berharap penyampaian donasi dari kami bisa meringankan beban saudara-saudara kita di sana,” kata Ni Made Daryanti, Ketua Yayasan Allianz Peduli dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (1/7/2021).
 
Penyaluran bantuan ini, lanjutnya, sejalan dengan salah satu pilar Corporate Social Responsibility (CSR) Allianz, yaitu Lingkungan dan Penanggulanan Bencana.
 
"Sangat penting bagi Allianz untuk terus berperan aktif dalam membantu sesama, karena kami yakin kita bisa melalui semua ini bersama. Melalui kegiatan ini kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan lembaga sosial dank emanusiaan, yang selalu siap dan sigap dalam menyampaikan bantuan kepada korban bencana alam,” ungkap Ni Made Daryanti.
 
Sementara itu, Surya Rahman Muhammad, Direktur Eksekutif  HFI mengungkapkan bahwa pemberian bantuan ini telah melalui kajian sesuai dengan standar respon kemanusiaan. 
“Salah satu anggota kami, Caritas Indonesia, telah melakukan kajian kebutuhan di wilayah Kabupaten Malaka bersama dengan jaringannya yaitu Caritas Keuskupan Atambua. Dari kajian ini, dihasilkan wilayah dan penerima manfaat dari bantuan yang didonasikan oleh YAP," katanya. 
 
Pemberian bantuan diarahkan dengan menggunakan sistem voucher yang mengakomodir penyerahan bantu terdata dengan baik serta lebih tertib, apa lagi mengingat kondisi pandemi yang kita hadapi bersama sekarang ini. 
 
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 30.000 wargater dampak melalui rilis infografis yang disiarkan oleh BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur per 28 April 2021. Sinergisitas antar lembaga kemanusiaan dan donor sangat diperlukan agar bantuan yang disalurkan tidak tumpang tindih, melainkan tepat guna dan tepat sasaran. 
 
"Bantuan yang didonasikan ini nantinya akan dilaporkan kepada BPBD Provinsi NTT agar tercatat dan menjadi data base dalam pemenuhan kebutuhan warga kedepannya," tutup Surya.[fah]

Komentar Pembaca