Simak! Ini Permintaan Jokowi untuk Menekan Laju Penebaran Covid-19

Kesehatan  SENIN, 28 JUNI 2021 | 14:10 WIB

Simak! Ini Permintaan Jokowi untuk Menekan Laju Penebaran Covid-19

net

Semua pihak diminta berperan untuk menurunkan laju penyebaran virus corona. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut pemerintah memiliki peran untuk mendatangkan vaksin, sedangkan masyarakat memakai masker dan jauhi kerumunan.

"Pemerintah berupaya mendatangkan vaksin," kata Jokowi, dikutip dari Twitter resminya @Jokowi, Senin (28/6/2021).

Selain itu tenaga kesehatan berada di garda terdepan menangani pasien. Sementara warga diminta memakai masker dan menjauhi kerumunan.

"Lalu Anda? Kenakan masker, jaga jarak, dan jauhi kerumunan. Jika sudah ada kesempatan mendapatkan vaksin, segera ambil," ungkap Jokowi.

"Setiap kita punya peran dalam menghentikan laju pandemi ini," lanjut Jokowi.

Sebelumnya, target 1 juta vaksinasi COVID-19 dalam sehari, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tercapai. Bahkan lebih, dan berhasil memecahkan rekor.

Jokowi, di sela-sela peninjauan lokasi vaksinasi, Lapangan Bhayangkara, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (26/6/2021), memberi arahan 1 juta vaksinasi dalam sehari. Ada dua target, yakni target untuk saat ini sampai Juli dan target untuk Agustus.

"Saya berharap dimulai hari ini target 1 juta vaksin (per hari) untuk seluruh Indonesia betul-betul terus kita jaga sampai akhirnya Juli. Dan Agustus nanti akan kita beri target dua kali dari yang ada sekarang ini," kata Jokowi, sebagaimana disiarkan langsung oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (26/6/2021).

Penambahan kasus Corona harian di Indonesia kembali memecahkan rekor. Tercatat sudah lima kasus Corona harian mencetak rekor dalam seminggu.

Dirangkum detikom, Minggu (27/6/2021), dalam sepekan ini terjadi pecah rekor kasus Corona sebanyak lima kali di Indonesia. Dimulai rekor tembus 14 ribu kasus dalam sehari pada Senin (21/6). [irm]

Berikut ini rekor kasus COVID-19:

1. 21 Juni pecah rekor 14.536 kasus.
2. 23 Juni pecah rekor 15.308 kasus.
3. 24 Juni pecah rekor 20.574 kasus.
4. 26 Juni pecah rekor 21.095 kasus.
5. 27 Juni pecah rekor 21.342 kasus.


Komentar Pembaca