Ulama Bangladesh Fatwakan Emoji Tertawa (Ha..Ha) di Medsos Haram!

Internasional  JUMAT, 25 JUNI 2021 | 00:45 WIB

Ulama Bangladesh Fatwakan Emoji Tertawa (Ha..Ha) di Medsos Haram!

foto/net

Seorang Ulama Bangladesh melalui akun pribadinya mengeluarkan fatwa 'Haram' terhadap orang-orang yang menggunakan emoji 'tertawa' (ha ha/) di Facebook atau media sosial lainnya untuk mengejek orang lain. Dan warganet pun telah merespons dengan serius, hingga video itu pun menjadi viral di media sosial.

Ahmadullah adalah seorang ulama terkemuka di Bangladesh, dan memiliki lebih dari tiga juta pengikut di Facebook dan YouTube. Dia cukup sering muncul di acara-acara televisi untuk membahas masalah agama di Bangladesh.

Dalam klip pendek di Facebook yang dipostingnya pada 19 Juni 2021, Ahmadullah menyerukan, bahwa orang sering mengejek orang lain di Facebook dengan emoji (tertawa) 'ha ha'. Kesal dengan hal itu, Ahmadullah mengeluarkan fatwa, sebuah fatwa Islam, yang menjelaskan bagaimana "haram total (dilarang)" bagi umat Islam menggunakan emoji tersebut.

"Saat ini, kita menggunakan emoji ha ha di Facebook untuk mengejek orang. Jika kita bereaksi dengan emoji ha ha murni untuk bersenang-senang dan hal yang sama dimaksudkan oleh orang yang memposting konten, tidak apa-apa. Tapi jika reaksi Anda dimaksudkan untuk mengejek atau mengejek orang yang memposting atau berkomentar di media sosial, itu dilarang sama sekali dalam Islam," kata Ahmadullah dalam video tersebut, seperti dilansir dari Indiatoday, Kamis (24/6).

Lebih lanjut Ahmadullah menambahkan, "Demi Allah, saya meminta Anda untuk menahan diri dari tindakan ini. Jangan bereaksi dengan 'ha ha' untuk mengejek seseorang. Jika Anda menyakiti seorang Muslim, dia mungkin akan merespons dengan bahasa buruk yang tidak terduga," katanya.

Postingan Ahmadullah ini pun langsung menjadi viral di media sosial dengan lebih dari 90.000 likes, 3.000 komentar, dan 14.000 share.

Selanjutnya, hampir 1.000 orang bereaksi terhadap postingan Ahmadullah dengan emoji 'ha ha' yang diserukan ke Ustadz Ahmadullah untuk fatwanya tersebut.

Beberapa lainnya memposting emoticon di bagian komentar postingan Ahmadullah.

Wartawan Pakistan, Naila Inayat juga memposting tangkapan layar artikel berita tentang fatwa yang dikeluarkan oleh Ahmadullah. 

"Ha ha," katanya dalam keterangan postingannya.

Ahmadullah adalah salah satu ulama dan penceramah Islam yang paham dunia internet di Bangladesh. Dia memiliki jutaan pengikut secara online. Komentarnya tentang isu-isu agama dan sosial sangat populer.

 Namun, kali ini, Ahmadullah jelas sedikit melonggarkannya. Ha ha, Anda akan setuju??. [mt]


Komentar Pembaca