Mau Ikut Lelang Aset Pemkot Palembang? Ini Caranya..

EKONOMI  KAMIS, 24 JUNI 2021 | 23:55 WIB

Mau Ikut Lelang Aset Pemkot Palembang? Ini Caranya..

Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bangka Belitung melanjutkan proses lelang sebanyak 72 unit aset Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang yang didominasi kendaraan dinas.

Kepala DJKN Wilayah Sumatera Bagian Selatan Suryahadi mengatakan, proses lelang sekarang masih dalam hitungan periode lelang tahun 2020.

"Terakhir dari catatan kami sudah ada 72 unit aset, itu sudah termasuk yang tahun ini. Rata-rata aset yang dihapuskan itu empat kali setiap periode lelang. Kurang lebih seperti itu," kata Suryahadi dilansir infosumsel.ID, Kamis (24/6/2021).

Dia menjelaskan, DJKN tetap membantu proses lelang aset dengan menetapkan harga limit. Tak terkecuali pengadaan sepeda yang belakangan sering diadakan oleh pemerintah daerah.

"Jika pengadaan sepeda itu pakai belanja modal dari APBD, ketika hendak dihapuskan harus dilelang. Tidak bisa dia kalau dia pensiun, asetnya ikut sama dia pensiun juga," jelas dia.

Lelang dilakukan terbuka secara online di website dan aplikasi Lelang Indonesia. Siapa saja boleh mengikuti lelang ini, dengan memenuhi semua persyaratan. Semua proses lelang dilakukan tanpa tatap muka.

Namun dengan kondisi lelang tanpa tatap muka ini akan menimbulkan potensi penipuan. Karena itulah Suryahadi mengingatkan dan mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur dengan tawaran lelang, yang dilakukan oknum-oknum  dengan menawarkan  harga sangat murah.

"Secara nasional lelang penghapusan aset pemda itu marak, banyak korban. Cara mengetahuinya dari harga yang murah, transfer rekening pribadi, dan pejabat yang kendaraannya dilelang itu tidak berkompeten," katanya. [ros]


Komentar Pembaca