PKS Minta PTM Ditunda Sesuai Kepgub

BERITA  SENIN, 21 JUNI 2021 | 02:25 WIB | Aldi Rinaldi

PKS Minta PTM Ditunda Sesuai Kepgub

foto/net

Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani meminta kepada Pemprov DKI untuk menunda Pembelajaran Tatap Muka (PTM), yang rencananya akan dilaksanakan bulan Juli 2021 untuk semua jenjang pendidikan.

Yani mengungkapkan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sudah mengeluarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) nomor 759 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro.

Kepgub tersebut menerangkan, untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilakukan secara daring/online pada zona kuning and zona oranye, meskipun masih diperbolehkan tatap muka sesuai pengaturan teknis dari Kemenristekdikti, terlebih untuk zona merah, harus dilakukan daring/online.

"Di ibukota sudah tidak ada zona hijau yang betul-betul hijau, maka dari itu agar tidak terjadi penyesalan dengan banyaknya angka aktif dan kematian, maka sangat bijak jika semua ditunda, apapun zonanya," ungkap Yani dalam keterangannya, Sabtu (19/6).

Menurut Yani, dirinya mendapatkan informasi terkini bahwa angka kasus baru di Jakarta sudah 4.700 lebih, rekor tertinggi selama pandemi, kapasitas Rumah Sakit di ibukota juga semakin terbatas.

"Daerah penyangga sudah melakukan hal yang sama, bahkan ada yang melakukan lockdown. Jangan lelah dan bosan menggunakan protokol kesehatan," ucapnya.

Diketahui, meski saat ini 3,24 juta warga Jakarta sudah mendapatkan vaksinasi, namun ini bukan untuk kekebalan, karena banyak juga warga yang sudah divaksin masih terpapar virus covid-19, terlebih tiga jenis varian virus baru sudah masuk ke Indonesia.

"Keinginan Gubernur dan Pemprov DKI untuk memvaksin 100 ribu orang per hari harus kita dukung, dan kesehatan warga secara luas harus jadi prioritas utama, agar semua dapat kembali dengan normal secepatnya," demikian ungkap Yani. [mt]

 


Komentar Pembaca