Dana Sudah di Cut Off, Hotel di Jakarta Tak Lagi Terima Pasien OTG

BERITA  KAMIS, 10 JUNI 2021 | 22:00 WIB | Deman

Dana Sudah di Cut Off, Hotel di Jakarta Tak Lagi Terima Pasien OTG

foto/net

Hotel di Jakarta tak lagi menerima pasien OTG (Orang Tanpa Gejala). Sebab, saat ini dana untuk membiayai pasien OTG telah habis. Hal itu diungkapkan penanggung jawab hotel isolasi OTG dan Tenaga Kesehatan BNPB, Rus Suharto.

 "Jadi seluruh hotel di Jakarta tidak lagi menerima pasien OTG, yang akan menjalankan isolasi mandiri (subsidi pemerintah). Karena sudah di cut off," ujar Rus Suharto, yang juga menjabat Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Timur, kepada awak media di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (10/6).

Seperti diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hanya akan membiayai pasien Covid-19 yang tengah melakukan isolasi di hotel, hingga 15 Juni 2021 mendatang karena kehabisan anggaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Dody Ruswandi ketika dikonfirmasi awak media pada 8 Juni 2021, mengungkapkan, saat ini pihaknya memiliki utang Rp 200 Miliar dan baru dibayar Rp 60 Miliar.

Tagihan utang BNPB tersebut, untuk periode Januari 2021 hingga 15 Juni 2021 di 31 hotel yang ada, dengan rincian 16 hotel tenaga kesehatan dan 15 hotel Orang Tanpa Gejala (OTG).

Dody Ruswandi mengungkapkan, sebenarnya pembiayaan hotel bagi para pasien Covid-19 OTG bisa ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta, sambil pihak BNPB mengajukan anggaran baru ke Kementerian Keuangan.

Apabila anggaran BNPB sudah disetujui oleh Kementerian Keuangan, maka Pemprov DKI Jakarta bisa mengajukan kembali dana isolasi mandiri OTG di Jakarta ke BNPB, selaku Satgas Covid-19.

"Kita lihat saja nanti keputusan Pemerintah. Jika sudah ada, kita siap melakukan isolasi mandiri kembali," Kata Rus Suharto. [mt]

 

 

 


Komentar Pembaca