Begitu Presiden Telepon Kapolri, Puluhan Orang Ditangkap

POLKAM  KAMIS, 10 JUNI 2021 | 23:10 WIB

Begitu Presiden Telepon Kapolri, Puluhan Orang Ditangkap

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Kamis (10/6/2021), menelepon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan menginstruksikan agar premanisme di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, diberangus.

Tak perlu waktu lama. Polres Metro Jakarta Utara bergerak cepat merespon instruksi melalui Kapolri itu. Aparat pun berhasil meringkus puluhan orang yang diduga melakukan tindakan premanisme dengan melakukan di areal Pelabuhan Tanjung Priok.

Aksi premanisme itu terungkap saat Presiden berdialog dengan para pekerja di Pelabuhan Tanjung Priok tadi pagi, di mana para sopir truk kontainer mengaku mereka dimintai uang. Presiden prihatin sekaligus geram, dan langsung memerintahkan Kapolri segera bertindak.

Kapolres Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan, pihaknya telah mengamankan puluhan orang. Sedangkan 24 orang lagi tengah diperiksa secara intensif.

Menurut Kombes Guruh, orang-orang yang diduga melakukan aksi premanisme itu ditangkap di dua lokasi berbeda. Sebagian di PT Dwipa Kharisma Mitra Jakarta BKN Marunda, selebihnya di Depo Greating Fortune Container Indonesia.

Guruh menuturkan saat ini mereka belum berstatus sebagai tersangka dan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

"Masih kita periksa mereka," ucap Guruh.

Sementara itu, Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi menuturkan aksi pungli yang dilakukan para preman ini memiliki berbagai tahap pos. Besaran harga yang ditarik di setiap pos juga bervariasi. Mulai dari Rp2.000 hingga Rp5.000.

"Seluruh pos ini tidak ada karcis dari pihak depo yang diberikan kepada pihak supir," ucap Nasriadi.[ros]


Komentar Pembaca