NasDem Dukung Firli Bahuri yang Tak Penuhi Panggilan Komnas HAM

POLKAM  KAMIS, 10 JUNI 2021 | 15:30 WIB

NasDem Dukung Firli Bahuri yang Tak Penuhi Panggilan Komnas HAM

Taufiqulhadi NasDem/Net

MoeslimChoice. Partai NasDem mendukung langkah Ketua KPK Firli Bahuri untuk tidak memenuhi panggilan Komnas HAM terkait polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) di lingkungan lembaga antirasuah tersebut.

“Ketua KPK Firli Bahuri tidak perlu memenuhi panggilan Komnas HAM untuk diminta keterangan soal TWK di lingkungannya. Saya menduga langkah Komnas HAM tersebut lebih bersifat reaktif ketimbang mempertimbangkan substansi persoalan,” kata Ketua DPP NasDem Teuku Taufiqulhadi kepada wartawan, Kamis (10/6/2021).

Menurutnya, jika dilihat dari substansi persoalan, keputusan pimpinan KPK yang memberlakukan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sudah tepat.

“Tidak ada yang salah. Di lembaga itu dulu banyak bercokol orang-orang yang memiliki agenda pribadi. Mereka mendorong para pegawai KPK untuk saling berhadapan dalam blok-blok tertentu. Adanya blok tersebut membuat KPK dan pemimpin KPK tersandera,” jelas Taufiqulhadi.

Melihat situasi itu, lanjut Taufiqulhadi, DPR meminta pimpinan KPK untuk membersihkan orang-orang yang punya agenda pribadi tersebut. TWK adalah cara yang terbaik untuk melihat dan mengujinya.

“TWK itu untuk memastikan komitmen seseorang kepada ideologi bangsa ini. Lantas apa yang salah dengan cara pimpinan KPK ini hingga Komnas HAM perlu memanggil Firli?,” tanya mantan anggota Komisi III ini.

“Kalau memang ada pelanggaran HAM berat yang dilakukan KPK, coba utarakan saja ke publik di mana beratnya. Jadi publik akan menilai sendiri opini Komnas HAM tersebut,” lanjutnya.

Lebih jauh, Taufiqulhadi meminta Komnas HAM jangan dengan mudah memanggil-manggil KPK di tengah atmosfir politik yang kurang baik.

Apalagi, orang yang punya agenda pribadi itu akan memelintir langkah ini dan memanfaatkan diarahkan menghancurkan moral KPK dan pimpinan KPK nanti.

“Itu tidak baik. Karena itu, saya menghimbau, Komnas HAM tidak perlu memanggil Firli lagi. Dan kalau dipanggil, Firli juga tidak perlu memenuhinya,” demikian Taufiqulhadi.[tyo]


Komentar Pembaca