Shalat Sunah Gerhana ya..Usai Maghrib Besok

Kajian  RABU, 26 MEI 2021 | 01:50 WIB

Shalat Sunah Gerhana ya..Usai Maghrib Besok

Besok, Rabu 26 Mei 2021, terjadi Gerhana Bulan Total pukul 18.08 WIB hingga 18.26 WIB. Secara keseluruhan Gerhana Bulan berlangsung pukul 16.43 WIB-19.51 WIB, selama 3 jam 8 menit.

Sehubungan itu, usai Shalat Magrib besok umat Islam disunahkan mengerjakan Shalat khusuf.  Dikutip dari Nuonline.com dini hari ini, Shalat Khusuf bisa dilakukan secara berjamaah dengan bacaan jahar; juga bisa dilaksanakan sendiri.

Tata Caranya
Shalat diawali dengan niat terlebih dahulu bersamaan dengan takbiratul Ihram. Adapun lafadz niat shalat khusuf ini adalah: أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً/مَأمُومًا لله تَعَالَى "Saya shalat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT."

Setelah itu membaca taawudz dan Surat Al-Fatihah diikuti dengan membaca surat Al-Qur’an dengan jahar (lantang).

Kemudian dilanjutkan dengan rukuk dengan membaca tasbih dan kemudian i’tidal. Pada i’tidal pertama ini tidak membaca doa i’tidal, namun membaca Surat Al-Fatihah kembali diikuti dengan bacaan surat Al-Qur’an kembali.

Setelah itu baru dikuti rukuk dengan membaca tasbih dan itidal yang kedua dengan membaca doa i’tidal.

Rangkaian setelah ini adalah sujud dengan membaca tasbih, duduk di antara dua sujud, sujud kedua dengan membaca tasbih lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.

Kemudian rangkaian shalat diakhiri dengan tahiyat dan salam.

Shalat gerhana ini juga boleh diringkas yakni dengan hanya membaca Surat Al-Fatihah saja sebanyak empat kali pada dua rakaat tersebut tanpa surat panjang seperti yang dianjurkan.

Bacaan surat pun diperbolehkan menggunakan surat pendek setiap kali selesai membaca Surat Al-Fatihah.

Setelah rangkaian shalat, dianjurkan imam menyampaikan dua khutbah shalat gerhana dengan taushiyah agar jamaah beristighfar, semakin takwa kepada Allah, tobat, sedekah, memerdedakan budak (pembelaan terhadap kelompok masyarakat marjinal), dan lain sebagainya.

Selagi gerhana bulan berlangsung, maka kesunahan shalat dua rakaat gerhana tetap berlaku. Sedangkan dua khutbah shalat gerhana bulan boleh tetap berlangsung atau boleh dimulai meski gerhana bulan sudah usai.[ros]


Komentar Pembaca