Shalat Idul Fitri di Rumah, INI PANDUANNYA..

Kajian  RABU, 12 MEI 2021 | 03:15 WIB | Rosy Idah

Shalat Idul Fitri di Rumah, INI PANDUANNYA..

Sudah dipastikan bahwa hanya di 30 dari 107 Keluarah di Kota Palembang, yang bisa menggelar Shalat Idul Fitri 1442H berjamaah di masjid maupun tanah lapang. Sementara 77 Kelurahan tidak menyelenggarakannya. Hal yang sama terjadi di daerah-daerah zona merah lainnya di seluruh Indonesia.

Sehubungan Pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung, Kementerian Agama RI (Kemenag) secara resmi mengeluarkan Surat Edaran tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442H/2021 di tengah Pandemi virus Corona (Covid-19).

SE bernomor 07 tahun 2021 yang ditanda tangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tersebut salah satu poinnya mengatur Salat Idul Fitri di daerah berstatus zona merah dan zona oranye virus corona agar dilakukan di rumah masing-masing.

"Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M di daerah yang mengalami tingkat penyebaran Covid-19 tergolong tinggi (zona merah dan zona oranye) agar dilakukan di rumah masing-masing, sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia dan ormas-ormas Islam lainnya," seperti dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (12/5/2021) dini hari.

TATA CARA SHALAT IDUL FITRI DI RUMAH
A. Shalat Idul Fitri Sendirian

BILA melaksanakan Shalat Id sendiri di rumah, Majelis Ulama Indonesia sudah memberikan panduannya. Berikut panduan tersebut:
*Niat Shalat Id

اُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالَى

Artinya: Aku sengaja niat salat sunah Idulfitri karena Allah SWT

Ketentuan Shalat Idul Fitri Sendiri antara lain melafalkan niat untuk beribadah sendiri;  melaksanakan shalat dengan bacaan pelan (sirr); dan tidak perlu ada khotbah.

B. Shalat Idul Fitri Berjamaah di Rumah:

MUI memberikan panduan khusus bagi keluarga serumah yang akan melakukan salat secara berjamaah.

1. Sebelum salat, disunahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.

2. Salat dimulai dengan menyeru "ash-shalâta jâmi'ah", tanpa azan dan iqamah.

3. Memulai dengan niat salat Idul Fitri, yang jika dilafalkan berbunyi:
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًاإِمَامًا) لله تعالى

Artinya: "Aku berniat shalat sunah Idulfitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala."4. Membaca takbiratul ihram (الله أكبر) sambil mengangkat kedua tangan.

5. Membaca doa iftitah.

6. Membaca takbir sebanyak 7 (tujuh) kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara tiap takbir itu dianjurkan membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

7. Membaca surah al-Fatihah, diteruskan membaca surat yang pendek dari Alquran.

8. Ruku', sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti salat biasa.

9. Pada rakaat kedua sebelum membaca al-Fatihah, disunahkan takbir sebanyak 5 (lima) kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri (takbir qiyam), dan di antara tiap takbir disunahkan membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

10. Membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surat yang pendek dari Alquran.

11. Ruku', sujud, dan seterusnya hingga salam.

12. Setelah salam, disunahkan mendengarkan khotbah Idulfitri.

Khotbah bisa dilaksanakan dengan syarat terdapat empat orang jemaah dengan tiga makmum maka, khatib melaksanakan khotbah. Ini berlaku jika ada anggota keluarga yang bisa khotbah.

Akan tetapi, jika jemaah kurang dari empat orang atau tidak ada yang memiliki kemampuan khotbah maka, salat Id boleh dilakukan berjamaah tanpa khotbah.


Panduan khotbah Idul Fitri:

1. Khotbah Idulfitri hukumnya sunah yang merupakan kesempurnaan salat Idulfitri.

2. Khotbah Idulfitri dilaksanakan dengan dua khotbah, dilaksanakan dengan berdiri dan di antara keduanya dipisahkan dengan duduk sejenak.

3. Khotbah pertama dilakukan dengan cara sebagai berikut:
a. Membaca takbir sebanyak sembilan kali
b. Memuji Allah dengan sekurang-kurangnya membaca: الحمد هلل
c. Membaca salawat Nabi SAW, antara lain dengan membaca: اللهم صل على سيدنا محمد
d. Berwasiat tentang takwa
e. Membaca ayat Alquran

4. Khotbah kedua dilakukan dengan cara sebagai berikut:
a. Membaca takbir sebanyak tujuh kali
b. Memuji Allah dengan sekurang-kurangnya membaca: الحمد هلل
c. Membaca salawat Nabi SAW, antara lain dengan membaca: اللهم صل على سيدنا محمد
d. Berwasiat tentang takwa
e. Mendoakan kaum Muslimin.[ros]

 


Komentar Pembaca
Dosa Kah Jika Membangun Masjid Menyerupai Gereja
Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:35

BUDAYAWAN: RASIS!

BUDAYAWAN: RASIS!

MCTVRabu, 19 Januari 2022 | 11:56

USTADZ HILMI: SEMOGA ORANG INI SEGERA ISTIGHFAR & TAUBAT
Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

NasionalKamis, 20 Januari 2022 | 22:55

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

POLKAMSelasa, 18 Januari 2022 | 13:20

GUS ARYA: AKU MINTA MAAF, KASIHANILAH SAYA, TOLONG
Ahok Dirumorkan Calon Kepala Otorita IKN, Ruhut: Wuuu..

Ahok Dirumorkan Calon Kepala Otorita IKN, Ruhut: Wuuu..

POLKAMMinggu, 23 Januari 2022 | 15:22

Mengapa Harus Pindah ke TV Digital, Ini Penjelasannya

Mengapa Harus Pindah ke TV Digital, Ini Penjelasannya

NasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 14:53

 Wilayah Uighur Dibuka, Xinjiang Destinasi Wisata Olahraga Musim Dingin
Alhamdulillah..Kondisi Mahathir Mulai Stabil

Alhamdulillah..Kondisi Mahathir Mulai Stabil

InternasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 13:16

I miss you Dad.. Kisah Erick Thohir yang Bikin Nangis

I miss you Dad.. Kisah Erick Thohir yang Bikin Nangis

IslamtainmentMinggu, 23 Januari 2022 | 12:00