Akhirnya, Novel dan 74 Pegawai KPK Dinonaktifkan

POLKAM  SELASA, 11 MEI 2021 | 21:40 WIB

Akhirnya, Novel dan 74 Pegawai KPK Dinonaktifkan

Rumor yang  beredar selama ini bahwa para pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) bakal disingkarkan. Kini rumor itu jadi kenyataan, mereka yang terdiri dari Novel Baswedan dan 74 pegawai KPK lainnya telah dinonaktifkan.

Ke-75 pegawai KPK yang tidak lolos TWK itu dinonaktifkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani oleh Plh. Kepala Biro SDM KPK Yonathan Demme Tangdilintin tertanggal 7 Mei 2021.

Salah satu pegawai yang dinonaktifkan mengaku dirinya sudah menerima SK tersebut. SK Itu berisikan penetapan keputusan pimpinan KPK tentang hasil asesmen tes wawasan kebangsaan yang tidak memenuhi syarat dalam rangka pengalihan pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Poin-poin ditetapkan dalam SK tersebut di antaranya:
Kesatu menetapkan nama-nama pegawai tersebut dalam Lampiran Surat Keputusan ini, Tidak Memenuhi Syarat dalam rangka pengalihan pegawai KPK menjadi pegawai ASN.

Kedua memerintahkan kepada pegawai yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan untuk menyerahkan tugas kepada atasan langsungnya.

Memerintahkan kepada pegawai sebagaimana dimaksud pada Diktum Kesatu agar menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada atasan langsungnya sambil menunggu keputusan lebih lanjut.

Ketiga, menetapkan Lampiran dalam Keputusan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Keputusan ini.

Keempat, keputusan berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Disebutkan bahwa salinan keputusan disampaikan kepada Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Dewan Pengawas KPK, yang bersangkutan (75 pegawai) untuk diketahui dan dipergunakan sebagaimana mestinya.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Sosialisasi dan Kampanye (Dirsoskam) Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Giri Suprapdiono mengungkapkan beberapa nama yang dinyatakan tidak lolos TWK.

Ia menuturkan, puluhan pegawai tersebut terdiri dari pejabat eselon I, eselon II, eselon III, hingga Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Penyelidikan dan Penyidikan.

"Satu pejabat eselon I pak Herry Muryanto [Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi], tiga pejabat eselon II saya Dirsoskam Antikorupsi, kemudian Kabiro SDM, kemudian Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi [PJKAKI] Sujanarko. Di eselon III ada Kabag Perancangan Perundang-undangan Rasamala Aritonang, kemudian ada Kabag SDM, dan sebagainya," tutur dia.

Sementara itu, Novel Baswedan mengaku belum menerima SK dimaksud.

"Saya sedang cuti, belum menerima," ucap Novel.[ros]


Komentar Pembaca