Tinjau Vaksinasi Pelaku Usaha PGC, Wagub DKI: Ini untuk Memutus Mata-Rantai di Pusat Perbelanjaan

Kesehatan  RABU, 05 MEI 2021 | 22:30 WIB | Deman

Tinjau Vaksinasi Pelaku Usaha PGC, Wagub DKI: Ini untuk Memutus Mata-Rantai di Pusat Perbelanjaan

foto/net

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meninjau pemberian vaksin Covid-19 pertama untuk 3.000 pelaku usaha Pusat Grosir Cililitan (PGC), yang bertempat di Ballroom Hotel Fave, Rabu (5/5.

"Saya berharap, proses vaksinasi dapat mencegah penyebaran dan memutus mata rantai Covid-19 terutama di kawasan pusat perbelanjaan," ujar Wakil Gubernur.

Ia menyebutkan, vaksinasi ini dilakukan hingga empat hari kedepan kepada 3.000 pelaku usaha PGC, di antaranya pedagang, karyawan, dan pelaku usaha UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).

"Semuanya menggunakan vaksin AstraZeneca, kita sudah cek, tidak ada masalah, tidak ada efek samping dan dapat dilayani secara baik, secara cepat dan tepat," jelasnya.

Riza menyebutkan, target vaksinasi di pusat perbelanjaan dilakukan mulai dari pedagang Tanah Abang, pasar, mal, tempat pariwisata, wartawan, atlet, dan lainnya, yang kini sudah mencapai 3,5 juta vaksin diberikan. 

Ia mengatakan, pihaknya akan meningkatkan target vaksinasi hingga 8,8 juta
penduduk.

"Mudah-mudahan ini bisa mempercepat upaya kita, untuk pencegahan dan memutus mata rantai di DKI Jakarta. Terimakasih kepada PGC, Rumah Sakit Yadika, Puskesmas Kramat Jati dan semuanya yang terlibat," tambahnya.

Sementara itu, pengelola Pusat Grosir Cililitan, Akub Sudarsa menambahkan, antusiasme pedagang dan pelaku UMKM di PGC ini untuk menjalani vaksin sangat tinggi dan akan menambah jumlah vaksin untuk mencakup seluruh pelaku usaha.

"Kita lihat memang antusiasme tinggi, tadi antrian dari pagi sudah ada. Apapun nama vaksinnya tidak masalah karena sudah dipastikan aman dan halal, diharapkan dapat optimal untuk mencegah penyebaran Covid-19," jelas Akub.

Ia menyebutkan, pemberian vaksin AstraZeneca kepada 3.000 pelaku usaha PGC diberikan bertahap. Hari ini, Rabu (5/5) diberikan untuk 600 pelaku usaha, 800 pelaku usaha untuk besok (Kamis, 6/5) dan 800 pelaku usaha untuk lusa (Jumat, 7/5). [mt]


Komentar Pembaca