Shalat Dhuha Sebaiknya Rutin atau Sekali-sekali Saja?

Kajian  RABU, 05 MEI 2021 | 17:45 WIB | Irmayani

Shalat Dhuha Sebaiknya Rutin atau Sekali-sekali Saja?

ilustrasi

Apakah shalat Dhuha boleh dijaga rutin setiap hari? Atau hanya boleh lakukan sekali-kali saja, tidak secara rutin?

Perlu dipahami terlebih dahulu tentang hukum shalat Dhuha

Hukum shalat Dhuha adalah sunnah menurut jumhur (kebanyakan ulama). Ulama Malikiyyah dan Syafiiyyah menyatakan bahwa hukumnya adalah sunnah muakkad (sangat dianjurkan). Lihat Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 27:222.

Para ulama berselisih pendapat mengenai wajibnya shalat Dhuha pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Namun, para ulama sepakat bahwa shalat Dhuha itu tidak wajib bagi kaum muslimin. Jumhur ulama berpendapat bahwa shalat Dhuha tidak wajib bagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sedangkan ulama Syafiiyah, ulama Malikiyah, dan sebagian ulama Hambali menyatakan bahwa shalat Dhuha diwajibkan khusus bagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kewajiban tersebut minimalnya dua rakaat. Lihat Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 27:222-223.

Shalat Dhuha bolehkah dirutinkan setiap hari?

Jumhur (kebanyakan) ulama berpendapat bahwa disunnahkan melaksanakan shalat Dhuha terus menerus karena amalan yang paling yang dicintai adalah amalan yang dikerjakan rutin walaupun jumlahnya sedikit.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

“Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. (HR. Muslim, no. 783).

Ulama Hanabilah menyatakan bahwa tidak dianjurkan melakukan shalat Dhuha secara rutin agar tidak sama dengan shalat wajib. Ada pendapat dari Ibnu Mas’ud dan selainnya mengenai hal ini. Lihat Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 27:222/223.

Pendapat yang tepat, shalat Dhuha masih boleh dilakukan setiap hari karena ada dalil yang memerintahkan melakukan sedekah dengan seluruh persendian setiap harinya, hal itu bisa dicukupkan dengan dua rakaat shalat Dhuha. Lihat alasan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah dalam Syarh Al-Arba’in An-Nawawiyyah, hlm. 289. [irm]


Komentar Pembaca
Dosa Kah Jika Membangun Masjid Menyerupai Gereja
Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:35

BUDAYAWAN: RASIS!

BUDAYAWAN: RASIS!

MCTVRabu, 19 Januari 2022 | 11:56

USTADZ HILMI: SEMOGA ORANG INI SEGERA ISTIGHFAR & TAUBAT
Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

NasionalKamis, 20 Januari 2022 | 22:55

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

POLKAMSelasa, 18 Januari 2022 | 13:20

GUS ARYA: AKU MINTA MAAF, KASIHANILAH SAYA, TOLONG
LSBPI MUI akan Gelar Pertemuan Seniman-Budayawan Muslim

LSBPI MUI akan Gelar Pertemuan Seniman-Budayawan Muslim

Inspirasi IslamMinggu, 23 Januari 2022 | 15:34

Ahok Dirumorkan Calon Kepala Otorita IKN, Ruhut: Wuuu..

Ahok Dirumorkan Calon Kepala Otorita IKN, Ruhut: Wuuu..

POLKAMMinggu, 23 Januari 2022 | 15:22

Mengapa Harus Pindah ke TV Digital, Ini Penjelasannya

Mengapa Harus Pindah ke TV Digital, Ini Penjelasannya

NasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 14:53

 Wilayah Uighur Dibuka, Xinjiang Destinasi Wisata Olahraga Musim Dingin
Alhamdulillah..Kondisi Mahathir Mulai Stabil

Alhamdulillah..Kondisi Mahathir Mulai Stabil

InternasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 13:16