DKM Masjid Al-Amanah Usir Jamaah Pakai Masker, Wali Kota Bekasi Berang

Berita  SELASA, 04 MEI 2021 | 11:40 WIB | Giri Sasongko

DKM Masjid Al-Amanah Usir Jamaah Pakai Masker, Wali Kota Bekasi Berang

net

DKM Masjid Al-Amanah di wilayah Medansatria, Kota Bekasi dan menjadi sorotan publik usai videonya viral mengusir jamaah yang hendak salat karena memakai masker.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menyesalkan insiden tersebut disaat masyarakat menjalankan ibadah puasa.

"Pertama, kita menyesalkan bahwa sejak Maret 2020, Pemerintah Kota Bekasi itu sudah punya standar pengendalian Covid-19, baik saat kegiatan umum maupun juga di sarana-sarana rumah ibadah," ujar Pepen, sapaan akrab Wali Kota Bekasi saat dikonfirmasi, Senin (3/5).

Di tengah masa pandemi Covid-19, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan tidak terkecuali saat menjalankan ibadah. Hal ini dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran wabah tersebut.

"Bahkan pada saat kita melaksanakan Idul Fitri 2020 lalu, kita minta di masjid itu ada panitia-panitia agar mereka prepare terhadap prokes Covid-19," imbuhnya.

Pepen menilai, tindakan DKM Masjid Al- Amanah kepada warga yang bernama Roni Oktavianto saat akan menjalankan ibadah shalat pada pukul 14:00 WIB atau tepatnya pada Selasa 27 April lalu, sangat disesalkan dirinya.

"Saya Wali Kota Bekasi menyesalkan kejadian disalah satu rumah ibadah, di Tanah Apit Medansatria dan saya akan kesana menyampaikan bahwa seharusnya kita semua mempunyai tanggungjawab yang sama dalam pengendalian Covid-19 ini," kata Pepen.

Di Kota Bekasi sendiri, walaupun angka penderita Covid-19 sudah menurun, namun protokol kesehatan harus senantiasa dijaga oleh masyarakat.

"Kota Bekasi angat konsisten menerapkan prokes, makanya sampai dengan Senin tadi saat apel pagi, 98 persen adalah angka kesembuhan penderita Covid-19 di Kota Bekasi. Lalu 0,79 persen kasus aktif. Artinya, sudah sangat jauh dibawah," tegasnya.

Atas kejadian itu, ia berharap bahwa masyarakat bersama-sama mendukung imbauan pemerintah terkait dengan prokes serta kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Nah, itu lah yang perlu saya sampaikan dan mudah-mudahan tidak akan terjadi lagi di tempat-tempat lain. Bahwa prokes dalam rangka pengendalian Covid-19 wajib bagi kita untuk sama-sama kita laksanakan," terangnya sekali lagi.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Bekasi juga akan memperbolehkan shalat Idul Fitri tahun ini dengan ketentuan prokes yang ketat, agar tidak menjadi cluster baru penyebaran wabah tersebut. [irm]


Komentar Pembaca