Penerbangan Wuhan-Jakarta Dibuka, DPR: Pemerintah Inkonsisten

POLKAM  SENIN, 03 MEI 2021 | 23:45 WIB

Penerbangan Wuhan-Jakarta Dibuka, DPR: Pemerintah Inkonsisten

Syarif Alkadrie/Net

Wakil Ketua Komisi V DPR Syarief Alkadrie, geram dengan dibukanya penerbangan Wuhan-Jakarta. Syarief menyebut pemerintah inkonsisten dengan kebijakan pengendalian COVID.

"Saya kadang-kadang kesal juga, pemerintah ini kan harusnya konsisten, karena memang sekarang kasus kita sedang naik dan beberapa di belahan dunia juga naik. Kita tahu kan Wuhan ini yang pertama timbulnya COVID ini, sehingga dengan demikian kan tidak juga bisa dijamin aman," kata Syarief, kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

Syarief lantas mengungkit kebijakan larangan mudik yang tengah diberlakukan. Menurutnya, hal itu tidak adil jika pemerintah malah mengizinkan penerbangan Wuhan-Jakarta.

"Saya kira kalau memang tujuannya untuk memperlambat penularan, seharusnya hal-hal seperti ini harus diantisipasi, jadi saya kira supaya masyarakat yang sekarang kita larang mudik juga merasa ada keadilan di situ. Jadi pemerintah betul betul melindungi rakyatnya," ujarnya.

"Kan kita sudah melarang rakyat kita sendiri, apalagi ini bulan Syawal yang memang sudah menjadi tradisi mudik. Apalagi ada kunjungan ke orangtua, itu kita hilangkan sekarang kenapa harus dibuka lagi," lanjut Syarief.

Dia meminta semua kebijakan harus seirama, baik di dalam maupun luar negeri. Termasuk tempat wisata.

"Ketika itu sudah kita putuskan saya harap semua harus tertib, semua dibuat aturan antara pusat dan daerah, antara luar dan dalam. Tempat wisata juga harus ditutup karena akan terjadi kerumunan. Itu harus seirama, nggak boleh dari luar masuk, sementara rakyat kita sendiri nggak boleh mudik," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, jalur penerbangan dari Jakarta menuju Wuhan, China, pergi-pulang ternyata sudah dibuka lagi untuk memberikan pelayanan kepada para penumpang. Rute itu dibuka setiap Senin.

Dikutip dari Antara, Rabu (28/4), jalur penerbangan Wuhan-Jakarta pergi pulang itu dilayani oleh maskapai Lion Air dengan menggunakan pesawat Boeing 737-900.

Mengutip data dari situs pemantau pergerakan pesawat, pesawat dengan nomor penerbangan JT-2619 berangkat dari Jakarta pukul 06.20 WIB dan tiba di Wuhan pada pukul 12.25 WIB.

Kemudian pesawat yang berganti nomor penerbangan menjadi JT-2618 itu lalu kembali dari Wuhan pukul 15.10 waktu setempat (14.10 WIB) dan tiba pukul 20.20 WIB.[tyo]


Komentar Pembaca