Berdikari Impor Bertahap 420 Ton Daging Sapi Beku dari Brasil

Ekonomi  SENIN, 03 MEI 2021 | 06:40 WIB

Berdikari Impor Bertahap 420 Ton Daging Sapi Beku dari Brasil

Daging Sapi Beku/Net

PT Berdikari (Persero) datangkan secara bertahap daging sapi beku asal Brasil untuk cukupi kebutuhan bulan Ramadan dan Idul Fitri. Tahap pertama ini Berdikari akan mendatangkan 420 ton daging sapi beku asal Brasil sebelum hari raya Idul fitri .

Kedatangan perdana daging sapi Brasil pada 1 Mei di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta disaksikan langsung oleh Direktur Utama Berdikari, Harry Warganegara dan Direktur Operasional, Muhammad Hasyim serta turut hadir menyaksikan bongkar muat daging, Asisten Deputi Pangan & Pupuk Kementerian BUMN, Zuryati Simbolon, Direktur Utama & Ketua Klaster Pangan, Arief Prasetyo Adi dan Direktur Utama Dharmajaya Raditya Endra Budiman.

Kedatangan ini merupakan realisasi penugasan total sebanyak 20.000 ton daging asal Brasil dari pemerintah melalui Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN guna cukupi kebutuhan daging nasional di 2021. Dimana sebelumnya pada tahun 2020, Berdikari berhasil merealisasikan penugasan impor daging sebanyak 24.444 ton daging kerbau India dan 1.923 ton daging sapi Brasil.

Melonjaknya harga daging sapi global khususnya di Amerika Serikat & Australia yang dikenal sebagai negara pemasok, menyebabkan beberapa negara beralih ke daging sapi Brasil. Hal ini menjadikan daging di Brasil juga terkena imbas kenaikan harga hingga mencapai 30 persen dibandingkan tahun lalu. Meskipun demikian daging Brasil secara harga masih lebih bersaing dibandingkan Amerika Serikat dan Australia.

Kedatangan daging Brasil ini dilakukan tak lepas dari upaya menjaga stabilitas harga daging dalam negeri agar tetap terjaga harga dan ketersediaannya menghadapi HKBN, dan khususnya dalam menghadapi hari-hari besar terutama pada bulan puasa dan lebaran.

“Kami akan datangkan daging secara bertahap, dimana untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama puasa dan menjelang lebaran,” ungkap Harry Warganegara di Jakarta, Minggu (2/5/2021).

Harry menambahkan, berdasarkan statistik kebutuhan akan daging di Indonesia meningkat pada saat hari-hari besar keagamaan khususnya pada saat bulan Ramadan dan Lebaran, untuk itu Berdikari berusaha memaksimalkan penugasan impor yang diberikan.

“Untuk menghadirkan daging dan produk olahan berkualitas untuk masyarakat, Berdikari mulai mengembangkan produk retailnya dengan brand Be Best memasarkan produk olahan daging ayam, daging sapi, seperti sosis, nugget dan kornet. Serta jaringan kemitraan Gerai Daging Berdikari untuk mendukung distribusinya dan menjadi standar serta jaminan kualitas mutu dan harga produk protein dan olahannya yang berkualitas bagi masyarakat,” pungkas Harry.[tyo]


Komentar Pembaca