PKB Dukung Upaya Modernisasi Alutsista TNI Dilanjutkan

POLKAM  SELASA, 27 APRIL 2021 | 04:15 WIB

PKB Dukung Upaya Modernisasi Alutsista TNI Dilanjutkan

Marwan Jafar/Net

Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI Marwan Jafar mendukung agar upaya program modernisasi dan revitalisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) di lingkungan TNI terus dilanjutkan. Tapi harus dilakukan secara bijak dan prosesnya transparan di DPR.

"Terkait kejadian musibah tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402, saya mendukung agar upaya program modernisasi dan revitalisasi alutsista di lingkungan TNI terus dilanjutkan," kata Marwan Jafar dalam keterangannya, di Jakarta, Senin (26/4/2021).

Dia menjelaskan, terkait modernisasi alutsista, khususnya usulan dari masing-masing matra di TNI ke Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan, hendaknya dilakukan secara bijak dan dibahas transparan di DPR.

Hal itu, menurut dia, demi kepentingan bangsa, negara dan rakyat serta menjaga keamanan, keutuhan dan kedaulatan negara berwilayah mayoritas maritim.

"Selain itu, pengadaan revitalisasi alutsista TNI ini juga mesti diupayakan benar, agar menghindari celah-celah kemungkinan terjadinya semacam 'profit oriented', 'mark-up' atau apa pun istilahnya," ujarnya.

Marwan menilai modernisasi alutsista tersebut sangat penting, karena apabila melihat KRI Nanggala-402 yang tenggelam, merupakan kapal selam buatan Jerman yang dipesan oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 1977 dan mulai beroperasi aktif pada 1981.

Menurutnya, berdasarkan catatan yang ada, pada tahun 2010 sampai 2012, kapal tersebut telah mengalami perbaikan secara menyeluruh di Korea Selatan.

Marwan juga menyampaikan rasa duka dan empati atas musibah KRI Nanggala-402 yang sebelumnya disebutkan hilang kontak, lalu kemudian dinyatakan resmi tenggelam disebabkan mengalami keretakan oleh pihak TNI-AL itu terjadi saat mengikuti latihan gabungan penembakan torpedo dan rudal TNI AL.

Ia mengingatkan, para keluarga prajurit yang gugur dalam tugas di KRI Nanggala-402 wajib mendapatkan santunan yang layak bentuknya, antara lain pemberian beasiswa minimal strata satu (S-1) bagi putra-putri korban.[tyo]


Komentar Pembaca
Dosa Kah Jika Membangun Masjid Menyerupai Gereja
Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:35

BUDAYAWAN: RASIS!

BUDAYAWAN: RASIS!

MCTVRabu, 19 Januari 2022 | 11:56

USTADZ HILMI: SEMOGA ORANG INI SEGERA ISTIGHFAR & TAUBAT
Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

NasionalKamis, 20 Januari 2022 | 22:55

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

POLKAMSelasa, 18 Januari 2022 | 13:20

GUS ARYA: AKU MINTA MAAF, KASIHANILAH SAYA, TOLONG
Sempurnakan Standarisasi Dai, MUI Gelar Multaqot Du'at
Nusrat: Karena Beragama Islam, Saya DIpecat

Nusrat: Karena Beragama Islam, Saya DIpecat

InternasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 16:00

LSBPI MUI akan Gelar Pertemuan Seniman-Budayawan Muslim

LSBPI MUI akan Gelar Pertemuan Seniman-Budayawan Muslim

Inspirasi IslamMinggu, 23 Januari 2022 | 15:34

Ahok Dirumorkan Calon Kepala Otorita IKN, Ruhut: Wuuu..

Ahok Dirumorkan Calon Kepala Otorita IKN, Ruhut: Wuuu..

POLKAMMinggu, 23 Januari 2022 | 15:22

Mengapa Harus Pindah ke TV Digital, Ini Penjelasannya

Mengapa Harus Pindah ke TV Digital, Ini Penjelasannya

NasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 14:53