Angka Kemiskinan di DKI Meningkat, PDIP: Anies Tidak Memiliki Program Yang Jelas

BERITA  SELASA, 20 APRIL 2021 | 20:15 WIB | Aldi Rinaldi

Angka Kemiskinan di DKI Meningkat, PDIP: Anies Tidak Memiliki Program Yang Jelas

foto/net

MoeslimChoice.  Anggota DPRD DKI Jakarta, Fraksi PDIP, Ima Mahdiah mengkritik Keras Gubernur DKI Anies Baswedan terkait angka kemiskinan di wilayah DKI Jakarta. 

Menurutnya, Gubernur Anies hingga kini belum membuat trobosan program dalam mengatasi kemiskinan yang kini angkanya bertambah akibat pandemi Covid-19.

"Gubernur Anies Baswedan tidak memiliki program yang jelas untuk menanggulangi angka kemiskinan," kata Ima Mahdiah di Jakarta, Senin (19/4).

Mantan staf Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu menilai, saat ini kebijakan yang dikeluarkan Gubernur Anies hanya bersifat pencitraan dengan mempercantik Jakarta.

"Itu jauh dalam program yang bersentuhan langsung dengan warga Jakarta. Terkesan hanya fokus kepada program-program beautifikasi semata," ucap politisi asal PDIP itu.

Sementata itu, hingga kini tercatat jumlah presentasi angka kemiskinan di wilayah DKI Jakarta hingga maret 2020 sebesar 4.53 persen dari semula 3.42 persen pada tahun 2019.

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan, menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2020 dalam Rapat Paripurna ke DPRD DKI pada Senin 19 April kemarin.

Dalam laporan LKPJ, Gubernur Anies menyebut, angka kemiskinan di ibu kota bertambah akibat pandemi COVID-19. Hal itu disampaikannya berdasarkan data dari penduduk miskin di wilayah DKI Jakarta.

Lebih lanjut, Anies menyebutkan pada September 2020, jumlah penduduk miskin di Jakarta tercatat sebanyak 496,84 ribu orang atau 4,69 persen. Jumlah ini meningkat dibanding dengan jumlah penduduk miskin Jakarta pada periode September 2019 sebesar 362,30 ribu orang atau sebesar 3,42 persen. 

"Pandemi COVID-19 menjadi faktor penyebab kenaikan jumlah penduduk miskin di Ibu Kota," ujar Anies.

Perlu diketahui, akibat wabah virus corona, jumlah penduduk miskin di Ibu Kota meningkat, namun jika dibandingkan provinsi-provinsi lain di Indonesia, DKI Jakarta paling rendah. 

"Jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan persentase jumlah penduduk miskin Nasional sebesar 27,55 juta orang atau 10,19 persen," tandas orang nomor satu di DKI Itu. [mt]


Komentar Pembaca