Alhamdulillah..Konsumsi Masyarakat Sudah Meningkat

POLKAM  SENIN, 19 APRIL 2021 | 22:55 WIB

Alhamdulillah..Konsumsi Masyarakat Sudah Meningkat

Kabar membesarkan hati ini disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, di mana ia menyebut bahwa berdasarkan data perbankan, analisa konsumsi belanja masyarakat kian menggeliat pada April 2021.

Usai Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/4/2021), ia mengatakan bahwa belanja nasional mengalami kenaikan di bulan April cukup besar, di mana tumbuh 32,48 persen secara tahunan (yoy) untuk yang non-seasonally adjusted (tidak dipengaruhi faktor musiman).

Menurunya, untuk belanja yang digerakkan faktor musiman (seasonally adjusted) juga meningkat hingga 13,11 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada April 2021.  Selain itu menukil data Purchasing Manager Index (PMI) Airlangga membeberkan peningkatan konsumsi juga terlihat pada pembelian barang manufaktur yang mencapai 53,2 pada 2021. PMI hanya berkisar 51 pada tahun lalu.

Penerimaan sektor industri, tambah Airlangga, juga tercatat mengalami perbaikan, tumbuh 10,26 persen secara tahunan untuk yang non-seasonally adjusted dan tumbuh 1,46 persen untuk seasonally adjusted.

"Selanjutnya, untuk menjaga keseimbangan pengendalian Covid-19 dan pengungkit ekonomi, pemerintah melakukan beberapa program. Yaitu pengendalian Covid-19 melalui pembatasan kegiatan, baik kegiatan mudik, kegiatan pembatasan bepergian," tandasnya.

Perbaikan data ekonomi juga sejalan dengan perkembangan penanganan Covid-19 yang semakin baik. Beberapa parameternya, antara lain, kasus aktif hingga data per 18 April 2021 sebesar 6,6 persen atau membaik signifikan dibandingkan Februari 2021 ketika kasus aktif mencapai 16 persen.

Kemudian tingkat penularan Covid-19 (positivity rate) juga telah menurun menjadi 11,2 persen dibandingkan Februari 2021 yang sebesar 29,42 persen.

Tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit (Bed Occupancy Rate) (saat ini) rata rata 34 atau 35 persen, dan tidak ada provinsi yang BOR-nya di atas 60 persen. Kemudian PPKM dan PPKM Mikro yg diterapkan sejak Januari-Februari telah mulai berhasil kendalikan laju penyebaran COVID-19.

Jika berdasarkan data bulanan per Januari 2021, rata-rata kasus aktif Covid-19 per bulannya terus menurun, yakni Januari sebesar 15,43 persen, Februari sebesar 13,57 persen, Maret sebesar 9,52 persen, dan April sebesar 7,23 persen. [ros]


Komentar Pembaca