Dahsyatnya Menyebut Nama Anak dalam Doa Seorang Ibu Sebelum Tidur

INSPIRASI ISLAM  SENIN, 19 APRIL 2021 | 16:14 WIB | Zulfa Fahmi

Dahsyatnya Menyebut Nama Anak dalam Doa Seorang Ibu Sebelum Tidur

Foto ilustrasi/net

PSIKOLOG asal Kuwait, Dr. Fauzia Addabbus menyarankan para ibu agar jangan tidur malam sebelum mereka mengangkat kedua tangannya dan berdoa sambil menyebut satu persatu nama anak-anak mereka dan mengabarkan kepada-Nya bahwa engkau ridha atas mereka masing-masing.

Saran ini disampaikannya pada orang tua yang berkonsultasi yang mengeluhkan tentang tabiat atau perilaku dari anak mereka yang tidak sesuai dengan harapan mereka.

Ada pun bentuk doa yang dipanjatkan tersebut kira-kira bunyi adalah, "Ya Allah aku bersaksi kepadaMu bahwa aku ridha kepada anak-anakku ...(sebutkan nama mereka satu persatu) dengan ridha paripurna, ridha yang sempurna dan ridha yang paling komplit. Maka turunkanlah Yaa Allah keridhaanMu kepada mereka demi ridhaku kepada mereka".

Testimoni seorang ibu yang mengukuti saran tersebut:

Seorang ibu yang mendoakan anak laki-lakinya bercerita…

Sejak kelahiran anakku itu aku hidup dalam penderitaan karenanya. Dia tak pernah shalat dan bahkan jarang mandi. Dia sering berdebat panjang denganku, dan tak jarang dia membentakku dan tak menghormatiku. 

Dan akhirnya kuputuskan untuk mencoba mendoakan.

Lalu.., setelah seminggu mulai nada suara putraku kepadaku melunak, dan pertama kali dalam hidupku aku tertidur dalam kedamaian.

Dan kemudian kudapati putraku mandi, padahal aku tak menyuruhnya.

Minggu kedua dan aku terus mendoakannya sesuai yang dianjurkan

Anakku membukakan pintu untukku dan menyapaku, “Apa kabar ibu?” dengan suara lembut yang tak pernah kudengar darinya sebelum itu.

Aku gembira tak terkira walaupun aku tak menunjukkan perasaanku kepadanya sama sekali.

suatu waktu aku menelponnya di ponselnya, dan ia menjawabku dengan nada yang berbeda dari biasanya, “Bu, aku di samping masjid dan aku baru akan shalat waktu ibu menelponku.”

Maka akupun tak mampu menahan tangisku, bagaimana mungkin ia yang tak pernah shalat bisa mulai shalat dan dengan lembut menanyaiku apa kabar?

Tak sabar aku menanti kedatangannya dan segera kutanyai sejak kapan engkau mulai shalat?

Jawabnya, “Aku sendiri tak tahu Bu, waktu aku di dekat masjid mendadak hatiku tergerak untuk shalat.”

Sejak itu kehidupanku berubah 180 derajat, dan anakku tak pernah lagi berteriak-teriak kepadaku dan sangat menghormatiku.

Tak pernah aku mengalami kebahagiaan seperti ini walaupun aku sebelumnya sering hadir di majelis-majelis zikir dan pengajian-pengajian.

Doa Ibu itu Ampuh

Karena beratnya kehidupan sehari-hari seringkali seorang ibu lupa mendoakan anak-anaknya. Sering juga dia menganggap bahwa pusat-pusat bimbingan psikologi adalah jalan lebih baik untuk perkembangan anak-anaknya. 

Allah telah mengkaruniai para ibu sebagai wasilah bagi anak-anak kita dalam hubungan mereka dengan Allah melalui doa-doa kita untuk mereka.

Ya, Kita bisa melakukannya kapanpun kita mau, dan kita bisa mengetuk pintuNya kapanpun kita mau dan Allah tak pernah mengantuk dan tak pernah tidur.

Ini Berlaku juga untuk Bapak kepada anak.[Disadur dari Group FB Kajian Dr. Aisyah Dahlan] 

 


Komentar Pembaca