PENGECUT, Jozeph Berani Menista Islam dari Jauh

POLKAM  MINGGU, 18 APRIL 2021 | 13:05 WIB

PENGECUT, Jozeph Berani Menista Islam  dari Jauh

Jozeph Paul Zhang dengan pongahnya kemarin, Sabtu (17/4/2021), mengunggah video di akun YouTube pribadinya, di mana ia menista Agama Islam, Nabi Muhammad SAW bahkan Allah SWT. Tak itu saja. Jozeph menantang dilaporkan ke Polisi.

Berani sekali orang bernama Jozeph Paul Zhang itu? Ya. Dia merasa takkan terjangkau oleh hukum maupun umat Islam yang marah. Karena rupanya dia sudah tidak berada di Indonesia sejak Januari 2021. Dia berani menista Agama Islam karena dia tidak berada di Indonesia.

Sehubungan dengan ulah Jozeph itu, Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra  Habiburokhman, mengapresiasi Polri yang langsung memburu Jozeph Paul Zhang, yang berniat memecah belah umat beragama.

Menurut dia, narasi yang disampaikan Jozeph Paul Zhang jelas-jelas memenuhi unsur pelanggaran hukum. Pernyataannya itu bisa menimbulkan kebencian berdasarkan SARA. Yang lebih parah dia menyadari tindakannya dan menantang masyarakat untuk melaporkan ke Polisi.

Mencermati ungkapan-ungkapan Jozeph itu, Habiburokhman meminta masyarakat waspada. Dari pernyataannya, Jozeph Paul Zhang memiliki niat memecah belah umat beragama.

Ditegaskannya, rakyat Indonesia harus waspada karena sangat mungkin tindakan tersebut berniat memecah belah umat beragama.

"Saya juga sudah dihubungi oleh beberapa umat nonmuslim bahwa mereka pun mengutuk pernyataan Jozeph ini," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya telah menyelidiki persoalan tersebut. Jozeph Paul Zhang kini diburu oleh polisi. Jozeph Paul Zhang dilaporkan ke Bareskrim atas Laporan Polisi Nomor LP/B/0253/IV/2021/Bareskrim tanggal 17 April 2021.

Namun sayangnya, si Jozeph tidak lagi berada di Indonesia.

Listyo Sigit mengatakan, menurut informasi Kantor Imigrasi Kelas I Soekarno-Hatta berdasarkan Travel Document No B6622531, Jozeph Paul Zhang tidak lagi berada di Indonesia. Dia tercatat meninggalkan Indonesia menuju Hong Kong sejak 11 Januari 2018.[ros]


Komentar Pembaca