Meski Vaksinasi Masih Terbatas, PHRI DKI Jakarta Berharap Hotel dan Restoran Segera Pulih

Ekonomi  SELASA, 06 APRIL 2021 | 07:45 WIB | Aldi Rinaldi

Meski Vaksinasi Masih Terbatas, PHRI DKI Jakarta Berharap Hotel dan Restoran Segera Pulih

Ketua BPD PHRI DKI Jakarta, Sutrisno Iwantono

Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta, Sutrisno Iwantono mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang difasilitasi oleh Dinas Pariwisata ekonomi Kreatif (Parekraf), Dinas Kesehatan dan Kementrian BUMN untuk seluruh anggotanya yang diselenggarakan di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta yang dimulai sejak 2-6 April 2021 mendatang. 

Sutrisno mengatakan vaksinasi masih dilakukan secara terbatas terutama prioritas bagi kelompok yang paling beresiko seperti pelaksana program penampungan Tenaga Kesehatan (Nakes) dan Program Orang Tanpa Gejala (OTG). 

"Kita menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pariwisata dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta serta Kementerian BUMN yang telah memfasilitasi sehingga kegiatan ini terselenggara," ucap Sutrisno. 

PHRI DKI Jakarta terus mendukung program pemerintah agar vaksinasi berjalan cepat guna mengatasi bencana pandemic Covid-19. Menurutnya, Hotel dan restoran merupakan sektor yang paling terdampak karena itulah kita sangat berkepentingan akan kesuksesan program Vaksinasi ini. 

"Jika program ini berjalan lancar tentu ekonomi berangsur membaik dan kita harapkan hotel dan restoran bisa pulih," tandas Ketua BPD PHRI itu. 

Menurut Sutrisno alokasi vaksin dari pemerintah masih terbatas, karena itu Dinas Kesehatan belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan anggota PHRI. 

"Kepada teman-teman hotel dan restoran diminta bersabar, dan kita menunggu alokasi lebih lanjut dari Dinas Kesehatan maupun pengusulan dari Dinas Pariwisata" ungkapnya. 

Ketua BPD PHRI DKI Jakarta ini menyadari. Menurutnya, dampak pandemi menjadi problem yang sangat berat bagi hotel dan resto. Karena itu kita terus-menerus berupaya dan meminta kepada Pemerintah untuk bisa menolong sektor hotel dan restoran bangkit dari keterpurukan ini. 

"Kita berharap beban-beban biaya bisa diturunkan seperti listrik, air, pajak dan lain-lain," ucap Sutrisno. 

Sutrisno berharap pemerintah dapat membantu menstimulir kegiatan ekonomi, agar Pemerintah kembali melakukan kegiatan yang  yang bisa mendorong permintaan atas kamar hotel dan belanja di restoran. 

Ia menyadari bahwa pelarangan mudik tentu sangat berdampak bagi pariwisata, tetapi kita juga memahami bahwa mudik juga menyebabkan resiko penularan Covid-19 yang saat ini sudah mulai menurun. Karena itu untuk menolong hotel dan restoran perlu dipikirkan subsidi dan bantuan tunai bagi masyarakat guna meningkatkan daya beli. Hal itu tentunya bisa memberikan multiplier effect bagi sector pariwisata termasuk hotel dan restoran. 

"kepada anggota PHRI yang lain yang belum kebagian agar bisa bersabar menunggu giliran dan alokasi vaksin dari pemerintah. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak pemerintah  agar seluruh anggota bisa secepatnya divaksin," tutupnya.[fah]


Komentar Pembaca