Surah pada Shalat Tarawih Bakal Pendek-pendek

Nasional  JUMAT, 19 MARET 2021 | 09:50 WIB

Surah pada Shalat Tarawih Bakal Pendek-pendek

Berbagai persiapan dan antisipasi telah dilakukan sejumlah masjid dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan tahun ini. Termasuk di antaranya memilih surah-surah pendek pada Shalat Tarawih. Tidak seperti biasanya dibaca surah-surah panjang sehingga jumlahnya 1 Juz per malam.

Demikian yang diwacanakan Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Palembang. Pada setiap Ramadhan, masjid berlokasi di pusat kota dan menjadi yang tak pernah sepi jamaah. Diprediksi Masjid Agung akan tetap didatangi jamaah kendati masih dalam situasi Pandemi Covid-19.

Maka itu pengurus masjid Agung sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk keperluan ibadah, seperti diakatan Ketua Umum Pengurus Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Ir Kgs H Ahmad Sarnubi. Bahwa saat ini pihaknya mempersiapkan segala sesuatu di Masjid Agung agar bisa menyambut bulan puasa dengan tenang.

"Jika nantinya memang ada aturan atau kebijakan dari pemerintah khususnya Pemerintah Kota Palembang, maka kita siap laksanakan peribadatan seperti Shalat Tarawih dan Shalat Idul Fitri," ujarnya dikutip dari infosumsel.ID, Jumat (19/3/2021).

Ia menambahkan, sebetulnya untuk persiapan menjelang Ramadhan ini semuanya sudah matang dan terkonsep. Meskipun belum adanya kebijakan dari pemerintah.

"Sebetulnya kita sudah siap, misalnya Shalat Tarawih jika tidak dalam masa pandemi maka dalam satu malam kita bisa baca ayat-ayat 1 juz Al Qur'at. Namun karena kita masih dalam masa pandemi maka Shalat Tarawih itu kita perpendek dalam membaca ayatnya jadi tidak terlalu lama berkumpul dalam satu ruangan," ujarnya.

Kemudian kegiatan rutin lain seperti buka bersama itu juga ditiadakan, sebab jam 9 malam itu kondisi masjid harus sudah kosong.

"Kita tinggal tunggu saja aturan dari pemerintah nantinya bagaimana, sebab kita ini kan rakyat tentu harus mengacu dengan aturan yang dibuat oleh pemerintah. Tidak bisa kita membuat kebijakan sendiri," bebernya.

Menurutnya, oleh sebab itu dalam hal ini peran pemerintah cukup dominan untuk skema peribadatan sholat tarawih ini nantinya. Yang jelas pihaknya sudah siap meski belum ada kebijakan resmi. Sebab ibadah itu fleksibel, dan dikerjakan setulus hati adalah yang terpenting.

"Maka dari itu untuk saat ini saya bisa menjawab banyak, sebab kita masih menunggu kebijakan dari pemerintah seperti yang saya sampaikan tadi. Kita berharap mau bagaimana pun peraturannya nanti, tidak mengurangi semangat ibadah kita di bulan suci," tutupnya.[ros]


Komentar Pembaca
Dosa Kah Jika Membangun Masjid Menyerupai Gereja
Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:35

BUDAYAWAN: RASIS!

BUDAYAWAN: RASIS!

MCTVRabu, 19 Januari 2022 | 11:56

USTADZ HILMI: SEMOGA ORANG INI SEGERA ISTIGHFAR & TAUBAT
Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

NasionalKamis, 20 Januari 2022 | 22:55

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

POLKAMSelasa, 18 Januari 2022 | 13:20

GUS ARYA: AKU MINTA MAAF, KASIHANILAH SAYA, TOLONG
Sempurnakan Standarisasi Dai, MUI Gelar Multaqot Du'at
Nusrat: Karena Beragama Islam, Saya DIpecat

Nusrat: Karena Beragama Islam, Saya DIpecat

InternasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 16:00

LSBPI MUI akan Gelar Pertemuan Seniman-Budayawan Muslim

LSBPI MUI akan Gelar Pertemuan Seniman-Budayawan Muslim

Inspirasi IslamMinggu, 23 Januari 2022 | 15:34

Ahok Dirumorkan Calon Kepala Otorita IKN, Ruhut: Wuuu..

Ahok Dirumorkan Calon Kepala Otorita IKN, Ruhut: Wuuu..

POLKAMMinggu, 23 Januari 2022 | 15:22

Mengapa Harus Pindah ke TV Digital, Ini Penjelasannya

Mengapa Harus Pindah ke TV Digital, Ini Penjelasannya

NasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 14:53