Nah, Kuasa Hukum Gus Nur Kembali Ancam Majelis Hakim

POLKAM  MINGGU, 07 MARET 2021 | 11:10 WIB

Nah, Kuasa Hukum Gus Nur Kembali Ancam Majelis Hakim

Sidang lanjutan kasus ujaran kebencian atas terdakwa Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur akan digelar Selasa (9/3/2021). Kuasa hukumnya Novel Bamukmin mengancam majelis hakim, jika permintaan tak dikabulkan maka para pengacara Sugi Nur takkan masuk ke ruang sidang.

Ditegaskan Novel kepada media pagi ini, Minggu (7/3/2021), pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan itu pihaknya masih mempunyai sikap yang sama. Semua kuasa hukum akan kembali walkout bila terdakwa Sugi Nur tidak dihadirkan secara fisik di ruang sidang.

Novel mengatakan, pihaknya bakal terus mengajukan permohonan kepada majelis hakim agar Gus Nur dihadirkan secara langsung di persidangan. Jika permintaan itu tidak dikabulkan, tim penasihat hukum tetap walkout.

"Selalu kami ajukan permohonan agar Gus Nur dihadirkan di ruang sidang. Namun, kalau tidak ada jawaban kami walkout," katanya.

Kendati walkout, kata Novel, semua kuasa hukum akan tetap hadir di PN Jaksel tetapi tidak masuk ke ruang sidang sepanjang Sugi Nur tak dihadirkan di persidangan. Kuasa hukum selalu hadir di persidangan tetapi tidak masuk ruang sidang.

Kemarin diberitakan, kuasa hukum Aziz Yanuar mengatakan  bahwa kondisi Sugi Nur baik-baik, dia sehat, perlakuan aparat baik, makanannya juga terjamin dengan diberi nasi kotak 3 kali sehari.

Pada sidang  Selasa lalu, Sugi Nur hadir secara virtual melalui sambungan Zoom dari Rutan Bareskrim Polri. Nur menjalani persidangan tanpa didampingi tim kuasa hukumnya. Tim kuasa hukum Gus Nur kembali mengambil sikap walkout lantaran kliennya tak kunjung dihadirkan di ruang sidang.

Selain itu, tim kuasa hukum Gus Nur juga enggan mengikuti jalannya persidangan lantaran saksi korban kembali tidak hadir untuk kali keempat. Para saksi itu adalah Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut dan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj. Kiai Said Aqil tidak hadir dengan alasan yang sama seperti pekan lalu yakni sedang dalam kondisi sakit.

Informasi itu diperoleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat melayangkan panggilan pada 26 Februari 2021 lalu. Panggilan dari JPU dibalas oleh perwakilan Said Aqil melalui surat keterangan sakit. Merujuk pada keterangan dokter, Said Aqil mengidap sakit pada saat observasi postcovid-19.

 JPU mengeklaim telah melayangkan panggilan kepada Gus Yaqut pada 26 Februari 2021 lalu untuk memberikan keterangan di persidangan. Sayangnya, hingga kini belum ada konfirmasi perihal kedatangan dari Ketua Umum GP Ansor tersebut.

Kuasa hukum Sugi Nur minta kedua saksi dihadirkan secara virtual, kalau mereka tidak bisa hadir.[ros]


Komentar Pembaca