Kejagung: Kasus 6 Laskar FPI Kewenang Penuh Kepolisian

POLKAM  JUMAT, 05 MARET 2021 | 10:10 WIB

 Kejagung: Kasus  6 Laskar FPI Kewenang Penuh Kepolisian

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung) Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, pihaknya pernah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan penembakan anggota Polisi oleh 6 Laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

"Memang benar ada SPDP yang disampaikan ke Jaksa Agung Muda atau JAM Pidum pada tanggal 20 Desember 2020," kata, Jumat (5/3/2021).

Namun sampai 30 hari setelah SPDP diterima tidak ada tindak lanjut pelimpahan berkas perkara tersebut, sehingga diterbitkan formulir permintaan perkembangan hasil penyelidikan atau P.17.

Diterbitkannya P.17 oleh Kejaksaan Agung untuk menanyakan perkembangan dari penyidikan perkara tersebut pada 19 Januari 2021.

Dengan telah dikirimkannya P.17 maka kewenangan terhadap perkara tersebut ada pada pihak penyidik kepolisian.

"Oleh karena itu kewenangan ada pada pihak penyidik kepolisian," ujar Leonard. Sebelumnya, Dirtipidum Bareskrim Polsi Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan keenam pengikut Rizieq yang tewas dalam penembakan itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

Keenamnya diduga melanggar Pasal 170 KUHP tentang Tindak Pidana Pengeroyokan terhadap aparat kepolisian.

Sementara itu kemarin, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyatakan penyidikan kasus dugaan penyerangan polisi oleh 6 laskar FPI dihentikan. Penghentian kasus seperti diatur Pasal 109 KUHP karena tersangka sudah meninggal dunia. [ros]


Komentar Pembaca
Hukum Sikat Gigi Saat Puasa

Hukum Sikat Gigi Saat Puasa

Kamis, 15 April 2021 | 19:05

Berpuasa, Tapi Meninggalkan Sholat?

Berpuasa, Tapi Meninggalkan Sholat?

Kamis, 15 April 2021 | 13:50