M I S K I N (Bagian 1)

Opini  JUMAT, 05 MARET 2021 | 08:00 WIB

M I S K I N  (Bagian 1)

Secara teratur Badan Pusat Statistik mengeluarkan data penduduk miskin di Indonesia. Untuk periode September 2020, hasil pengumpulan datanya keluar pada Februari 2021.

Alhasil secara nasional, per September 2020, jumlah warga miskin di Indonesia tercatat sebanyak 10,19 persen dari jumlah penduduk atau mencapai 27,55 juta jiwa. Bandingkan dengan jumlah warga miskin per September 2019 yang masih 9,22 persen dari total penduduk.

Bagaimana memahami angka-angka itu secara sederhana? Data BPS yang keluar pada Februari 2021 menunjukkan bahwa di antara 100 orang penduduk, setidaknya terdapat 10 orang yang berkategori miskin. Naik dari angka pada tahun sebelumnya, yaitu pada setiap 100 penduduk baru terdapat sembilan saja yang miskin. Jadi, ada peningkatan jumlah warga miskin dari 2019 ke 2020. 

Mudah pula memahami kenaikan jumlah penduduk miskin itu dengan mengaitkannya pada penyebaran wabah Covid-19 yang menekan aktivitas ekonomi sehingga penghasilan penduduk berkurang. Pada gilirannya, ada sebagian penduduk yang semula masih berada di luar kategori miskin akhirnya masuk ke golongan ini.

Namun, sebaran penduduk miskin itu pasti tidak merata. Belum tentu ketika 100 orang berkumpul di satu ruas jalan akan menemukan 10 warga miskin. Belum tentu juga dari 100 warga di satu lingkungan Rukun Tetangga ada 10 yang miskin. Namun, boleh jadi di wilayah RT lainnya ada 15 atau 20 yang miskin di antara 100 warganya.

Nah, BPS yang banyak memiliki ahli statistik juga pasti menyadari bahwa sebaran warga miskin itu tidak merata. Oleh sebab itu, data penduduk miskin dikelompokkan lagi menurut wilayahnya. Jika dilihat persentasenya, mungkin angkanya berbeda sedikit saja. 

Namun, cobalah melihat angka absolut atau hitungan nyatanya. Sebagai contoh, BPS mencatat jumlah penduduk miskin di Jawa hanya 9,71 persen dibandingkan dengan di Sumatera yang tercatat 10,22 persen, atau Bali dan Nusa Tenggara yang mencapai 13,92 persen.

Pada kenyataannya, 9,71 persen penduduk Jawa yang miskin jumlahnya mencapai 14,75 juta jiwa. Sedangkan 10,22 persen penduduk Sumatera yang tergolong miskin jumlah nyatanya adalah 6,06 juta jiwa. Malah untuk penduduk Bali dan Nusa Tenggara yang tercatat 13,92 persen miskin, jumlah nyatanya ternyata hanya 2,11 juta jiwa..

Selanjutnya, di Sulawesi tercatat 2,06 juta penduduk miskin atau 10,41 persen total penduduknya. Di Maluku & Papua tercatat 1,53 juta warga miskin yang mencakup 20,65 persen penduduk. Sedangkan di Kalimantan tercatat 1,01 juta warga miskin atau sekitar 7,15 persen jumlah penduduknya.


Komentar Pembaca
Hukum Sikat Gigi Saat Puasa

Hukum Sikat Gigi Saat Puasa

Kamis, 15 April 2021 | 19:05

Berpuasa, Tapi Meninggalkan Sholat?

Berpuasa, Tapi Meninggalkan Sholat?

Kamis, 15 April 2021 | 13:50