Selalu Mendapat Kesenangan dan Kemudahan Tapi Jarang Ibadah, Hati-hati Istidraj

Kajian  KAMIS, 04 MARET 2021 | 15:40 WIB | Irmayani

Selalu Mendapat Kesenangan dan Kemudahan Tapi Jarang Ibadah, Hati-hati Istidraj

ilustrasi

MoeslimChoice. Berhati-hati ketika kita diberikan aneka kesenangan dan kemudahan dalam banyak hal, akan tetapi sholat masih bolong-bolong, sedekah tidak mau, berani batalin puasa, malas baca Al Quran, ketaatan tidak bertambah, justru makin berkurang, justru makin akrab dengan dosa dan kemaksiatan.

Ustadz Fatih Karim melalui instagram @kajianustadzadihidayat.lc mengungkapkan, jika hal tersebut terjadi bisa saja, itu adalah bentuk dari istidraj (mengulur-ulur) dan imla' (penangguhan) dari Allah Ta'ala akan datangnya suatu balasan yang menyakitkan.

"Sesungguhnya Nabi Muhammad pernah bersabda 'Apabila engkau melihat Allah memberi seseorang kelimpahan dunia padahal ia doyan bermaksiat, maka ingatlah sesungguhnya itu adalah istidraj, Nabi kemudian membacakan ayat ke-44 dari surah Al-Anam," jelasnya.

Beberapa orang mungkin tidak akan sadar bahwa ini adalah ciri istidraj. Bila kamu mendapati dirimu jarang beribadah, namun nyatanya pekerjaan kamu terasa sangat lancar, bisa jadi itu merupakan istidraj yang diberikan kepadamu.

Pekerjaan dan rezeki yang berlimpah yang kamu dapatkan merupakan ujian sesungguhnya dari Allah SWT. "Karena, Allah SWT ingin melihat, apakah dengan rezeki yang kamu dapatkan itu akan membuat kamu semakin lalai dan meninggalkan ibadah, atau dapat membuatmu ingat kepada Allah SWT sebagai Sang Maha Pemberi Rezeki," tambahnya.

Ciri lain kamu mengalami istidraj adalah merasakan ketenangan. Di sini, ketenangan yang dimaksud di sini adalah kamu merasa baik-baik saja dan tidak merasa bersalah atau gelisah saat lalai menjalankan ibadah atau melakukan kegiatan yang sifatnya maksiat. Kamu bahkan tidak merasakan penyesalan sedikit pun dalam hati setelah melakukan hal yang telah disebutkan di atas.

Sungguh itu adalah cobaan hidup yang berat apabila kamu merasa tenang jika benar kamu mengalami hal seperti ini dalam hidup.

"Agar kita dijauhkan dari istidraj, tobat dan rutin beribadah menjadi salah satu caranya," katanya.

Minta ampun kepada Allah SWT dan selalu mengingat-Nya di kala senang maupun susah, menjadi cara terbaik untuk menghindarkan diri dari istidraj. Jangan lupa juga untuk selalu beribadah, salat lima waktu, dan membaca  Alquran, agar kita selalu dekat dengan Allah SWT. [irm]


Komentar Pembaca