Alhamdullilah, DKI Jakarta dan Jatim Bebas Zona Merah

Kesehatan  SENIN, 01 MARET 2021 | 15:10 WIB

Alhamdullilah, DKI Jakarta dan Jatim Bebas Zona Merah

ilustrasi

Kenaikan kasus Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur tidak berada dalam risiko yang tinggi, dengan demikian dua wilayah tersebut dinyatakan bebas dari zona merah.

Data tersebut diambil dari situs resmi pemerintah khusus Covid-19. Data dimutakhirkan per 21 Februari 2021 dan berlaku selama satu minggu atau sampai 27 Februari.

DKI Jakarta dan Jatim sekarang termasuk ke dalam zona oranye yaitu wilayah dengan tingkat risiko penyebaran rendah.

Dalam peta risiko sebaran Covid-19 sebagian besar wilayah di Indonesia berstatus zona oranye. Tercatat ada 389 wilayah di Indonesia yang berada dalam zona oranye.

Sedangkan untuk zona merah ada 16 wilayah. Dua wilayah di Nusa Tenggara Timur, tiga wilayah di Kalimantan Tengah dan tiga wilayah di Jawa Tengah.

Kemudian satu wilayah di Jawa Barat yaitu Kota Bekasi. Di Yogyakarta ada dua wilayah yaitu Kulon Progo dan Bantul, dan empat wilayah di Bali yaitu Kota Denpasar, Badung, Gianyar dan Bangli.

Sementara itu, wilayah yang dinyatakan zona kuning atau risiko rendah terdapat 95 wilayah. Rinciannya, 7 wilayah di Sumatera Utara, 7 wilayah di Sumatera Selatan, 4 di Sulawesi Utara, 3 di Sulawesi Selatan, Riau, Nusa Tenggara Timur, dan 16 wilayah di Papua.

Pada 4 Februari lalu, Pemprov DKI Jakarta melaporkan 82 rukun warga (RW) di DKI Jakarta termasuk ke dalam zona merah (risiko tinggi).

Sementara itu, dua minggu lalu, di Jatim masih ada satu wilayah yang dinyatakan zona merah yaitu Jombang.

Salah satu indikator epidemiologi untuk menetapkan suatu wilayah ke dalam zona tertentu salah satunya dilihat dari penurunan jumlah kasus positif selama minggu terakhir. Jadi setiap minggu, data akan terus diperbarui dengan memperhatikan indikator yang telah dibuat.

"Penurunan jumlah kasus positif & probable pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak," dikutip dalam keterangan peta risiko persebaran Covid-19.

Diketahui, kasus positif di DKI Jakarta secara umum terus mengalami penurunan. Berdasarkan data Dinkes, pada 7 Februari kasus aktif di Jakarta sebesar 23.869, sedangkan pada 26 Februari sebanyak 9.454 kasus aktif.

Penambahan kasus positif harian di DKI Jakarta pada 26 Februari sebanyak 1.661.

Sementara itu, penambahan kasus positif harian di Jatim di hari yang sama yaitu sebanyak 541 kasus. Kasus aktifnya diketahui 3.898 kasus. [irm]


Komentar Pembaca