TERNYATA, Minuman Pengusir Kantuk Bukan Hanya Kopi

Kesehatan  MINGGU, 28 FEBRUARI 2021 | 17:10 WIB

TERNYATA, Minuman Pengusir Kantuk Bukan Hanya Kopi

Sejak orang-orang Indonesia sudah diberitahu bahwa kopi dapat menyebabkan hilangnya rasa kantuk. Akibatnya dipercaya benar bahwa kopi bisa jadi teman setia bagi mereka yang bekerja sepanjang waktu. Karena si hitam nan pahit dan asam ini dapat mengembalikan semangat, serta mengusir rasa kantuk.

Dilansir dari Laman Klikdokter.com, Minggu (28/2/2021), manfaat kopi dalam mengusir kantuk adalah berkat kandungan kafein di dalamnya. Kafein merupakan zat stimulan, yang bekerja dengan menstimulasi otak dan sistem saraf pusat melalui sejumlah proses yang melibatkan berbagai neurotransmitter.

Sayangnya, kopi sering menimbulkan sejumlah efek samping. Beberapa di antaranya adalah peningkatan asam lambung, memicu refluks (GERD), hingga perubahan warna pada gigi.

Lantas, adakah alternatif lain bagi mereka yang ingin tetap terjaga saat bekerja tetapi ingin menghindari kopi? Ada! Berikut adalah beberapa minuman penghilang ngantuk selain kopi:

1. Minuman Cokelat

Salah satu pilihan minuman penghilang rasa ngantuk selain kopi adalah cokelat cair. Dalam secangkir minuman cokelat, terdapat kurang lebih 5 sampai 10 miligram kafein.

Jumlah tersebut memang lebih sedikit dibanding kafein dalam kopi. Namun, kafein yang ada dalam minuman cokelat tetap mampu membuat Anda lebih terjaga dan segar kembali.

2. Minuman Berkarbonasi atau Soft Drink

Minuman penghilang ngantuk lainnya adalah soft drink. Minuman jenis ini umumnya mengandung kafein sebanyak 20 hingga 40 miligram.

Akan tetapi, Anda perlu waspada, karena soft drink cenderung tinggi akan kandungan gula. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda memilih jenis soft drink dengan kandungan gula yang sedikit (low sugar) atau tanpa gula.

3. Teh Pekat

Teh juga dapat menjadi salah satu alternatif untuk mendapatkan asupan kafein. Dalam secangkir teh, terdapat 40 hingga 120 miligram kafein; jumlah yang sama bahkan melebihi kopi dengan volume yang serupa.

Perlu diingat, hindari penggunaan gula berlebihan saat Anda menyeduh teh. Jika ingin menambah pemanis, lebih baik menggunakan madu daripada gula pada umumnya.

4. Teh hijau

Minuman yang makin digemari ini mengandung 30 hingga 50 miligram kafein dalam satu cangkir. Selain efek kafein yang membuat lebih semangat, teh hijau juga dapat meningkatkan mood sehingga Anda akan merasa lebih nyaman dan senang.

5. Minuman Berenergi

Dalam satu sediaan minuman berenergi, terdapat kafein sebanyak 50 hingga 160 miligram. Jumlah kafein yang cukup banyak ini membuat minuman berenergi sering dipilih oleh mereka yang harus kerja lembur.

Tetap ingat untuk tidak mengonsumsinya terlalu sering, ya. Pasalnya, terdapat beberapa kandungan di dalam minuman berenergi yang bisa berdampak buruk pada kesehatan apabila dikonsumsi berlebihan.

6. Susu Cokelat

Susu cokelat juga termasuk sebagai minuman yang bisa menghilangkan ngantuk. Meski mengandung kafein yang relatif sedikit, jenis minuman tetap dapat membantu Anda merasa lebih segar dan terjaga.

7. Milk Tea

Milk tea alias teh susu juga termasuk sebagai minuman penghilang ngantuk yang dapat Anda jadikan pilihan.

Karena mengandung teh, jenis minuman ini juga memiliki kafein di dalamnya. Oleh karena itu, milk tea dapat membuat tubuh Anda segar dan lebih terjaga.

8. Lemon Honey Tea

Suka yang segar sekaligus bikin melek? Anda bisa mengonsumsi teh lemon madu atau lemon honey tea.

Jenis minuman ini dapat mengusir rasa kantuk berkat kandungan kafein pada teh yang menjadi campurannya. Anda pun bisa merasakan manfaat kesegaran yang lebih, karena rasa lemon yang sedikit asam.

9. Kombucha

Kombucha adalah minuman yang terbuat dari fermentasi teh. Jenis minuman ini dapat bantu menyegarkan tubuh sekaligus mengusir kantuk berkat kandungan kafein, yang berpadu dengan L-theanin.

Mana minuman penghilang ngantuk selain kopi yang menjadi favorit Anda? Tetap ingat untuk tidak mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan, ya.

Faktanya, kafein yang berasal dari mana pun dapat menimbulkan sejumlah efek samping, seperti gemetar, jantung berdebar, masalah tidur, migrain, dan sakit kepala. Kondisi tersebut khususnya terjadi jika Anda mengonsumsi kafein secara berlebihan.

Guna menghindari efek buruk tersebut, hanya sebaiknya tidak mengonsumsi kafein lebih dari 400 miligram dalam sehari. Jumlah tersebut setara dengan 2 hingga 4 cangkir kopi atau teh.

Selain itu, imbangi juga dengan kebiasaan sehat lainnya, seperti mengonsumsi makanan bergizi, mengonsumsi buah dan sayur, serta minum air putih dalam jumlah cukup. Hal ini untuk menyeimbangkan efek dari minuman berkafein dalam tubuh. [ros]


Komentar Pembaca