HD Percepat Terwujudnya Sumsel Lumbung Pangan

Daerah  SABTU, 27 FEBRUARI 2021 | 22:15 WIB | Irmayani

HD Percepat Terwujudnya Sumsel Lumbung Pangan

net

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai daerah lumbung pangan, selain menyiapkan teknologi, juga disediakan  wadah untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dibidang pertanian, peternakan dan perikanan seperti halnya

Sriwijaya Science Tehno Park (SSTP) yang dikelola  Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Sumsel yang beralamat di Desa Bakung Kabupaten Ogan Ilir.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat meresmikan Sriwijaya Science Tehno Park, Sabtu (27/2) berharap keberadaan SSTP dapat mendongkrak produk pertanian. Serta mengajak pemuda ikut terjun dalam pertanian dan peternakan.

"Banyak pemuda yang alergi menjadi petani dan peternak. Saya siap jadi ujung tombak utama, untuk menyadarkan pemuda dalam menjadikan peternakan dan pertanian menjadi pilihan utama," tegasnya.

Dilain pihak kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Sumsel, Dr. Ekowati Retnaningsih, SKM., M. Kes mengatakatakan, SSTP memiliki dua lokasi, pertanian dan peternakan di Ogan Ilir. Lokasi kedua berada di Muara Belida, Muara Enim untuk bidang perikanan.

"Awalnya lokasi ini dikelola Kementerian Riset dan Teknologi dengan nama Angro Science Tehno Park. Dihibahkan ke Pemrov 2017. Sebelumnya belum ada jalan, saat ini sudah dibangun pemerintah provinsi," ujarnya.

Dijelaskannya, SSTP sendiri memiliki berbagai fasilitas seperti kantor manajemen, kantor inkubasi, ruang pelatihan petani, gedung serbaguna, kandang sapi dengan kafasitas 200 ekor, kandang ayam, pabrik pakan, gudang pakan, guest house, mess, gudang pengering dan lain sebagainya.

"Selain itu, kuta juga menyediakan layanan untuk masyarakat seperti pelatihan, peragaan, penelitian, inkubasi teknologi, menyewakan fasilitas yang ada dan agrowisata panen, timbang, bayar," ucapnya.

Disisi lain, ungkap Ekowati, ada juga lahan khusus untuk budidaya bawang merah yang dibentu oleh Bank Indonesia (BI), penyediaan bibit bersertifikat dan sebagainya.

"Ini pusat transfer teknologi dan peternakan yang sudah lengkap seperti yang dimiliki negera-negara maju di dunia," ucapnya.

Dalam acara ini, Gubernur Sumsel berkenan memberikan bantuan kepada kelompok tani yang ada di empat kabupaten/kota yakni Ogan Ilir, Ogan Kemering Ili, Muara Enim dan Kita Prabumulih.

Bantuan yang diberikan seperti pompa air, benih bawang, cultivator, power thereser, sistem biofok budidaya ikan lele dan lain sebagainya.

Ketua Kelompok Tani Lebak Jaya Desa Tanjung Baru, Kecmatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim, Sumsel, Kamiludin mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumsel atas bantuan yang telah diberikan.

"Kelompok Tani Lebak Jaya anggotanya ada 20 orang. Kita fokus pada sektor pertanian padi. Luas sawah yang dikelola ada 70 hektar," ucapnya.

Dijelaskannya, kelompok tani Lebak Jaya sudah mengikuti program Serasi sejak 2018 lalu. Saat ini sudah banyak merasakan dampak positif dari program yang dimiliki pemerintah Provinsi Sumsel tersebut.

"Kami ucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumsel, H Herman Deru atas bantuan alat pertaniannya," ucapnya.

Disela-sela kegiatannya di Ogan Ilir kali ini Gubernur Herman Deru  panen bawang merah dilahan Sriwijaya Science Tehno Park  yang ditanam dengan penggunaan pupuk alami. Gubernur juga didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia HD Anggota DPR RI Hj. Percha Leanpuri, Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj. Fauziah MY dan Ketua TP PKK OI, Mikhailia Khairunisa Tikha Alamsjah. [irm]


Komentar Pembaca