Bupati Itu Dilantik Untuk Ngurusi Rakyat, Bukan Banyak Nongkrong Di Jakarta

Tentang Sumsel  SABTU, 27 FEBRUARI 2021 | 09:52 WIB | Rahmad Romli

Bupati Itu Dilantik Untuk Ngurusi Rakyat, Bukan Banyak Nongkrong Di Jakarta

MoeslimChoice. Setelah dilantik menjadi kepala daerah, masyarakat tentu menantikan kinerja pemimpin mereka dengan harapan bisa melayani dengan baik, terutama dalam perbaikan bidang ekonomi. Untuk itu para bupati terpilih di Sumsel yang baru saja dilantik untuk lebih banyak bekerja bukan banyak berada di Jakarta.

“Saya ucapkan selamat. Pesan saya, silahkan bekerja untuk rakyat, jangan terlalu banyak meninggalkan daerah. Jangan banyak di Jakarta, apalagi sudah seperti tinggal di Jakarta. Masyarakat harus kita urus,” tegas HD dalam sambutannya usai pengambilan sumpah enam kepala daerah baru di Griya Agung Palembang, kemarin (26/2/21).

Selain itu, HD juga mengajak kepala daerah agar menjadi pemimpin yang mudah untuk dijangkau masyarakat. Hal inilah yang menjadikan kepala daerah harus ada dan tidak berpergian meninggalkan tugasnya.

“Dalam enam bulan ini, kepala daerah harus menyelesaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ini harus menjadi perhatian, agar program dan visi misi sudah bisa dijalankan,” imbuhnya.

Menurut HD, enam kepala daerah yang dilantik merupakan pilihan masyarakat pada Pemilu 2020 lalu. Pihaknya juga mengucapkan kepada berbagai pihak karena telah mensukseskan Pilkada Serentak di Sumsel tanpa terjadinya konflik apapun.

“Kepada masyarakat, penyelenggara Pemilu enam daerah yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020 lalu, saya ucapkan terimakasih,” ucapnya.

Dalam menjalankan roda pemerintahan HD juga berharap, kepala daerah dapat memberikan contoh dalam mewujudkan kerukunan. Baik rukun antara bupati bersama wakil bupati, rukun kepada jajaran, hingga rukun kepada masyarakat.

“Setelah dilantik, para kepala dearah harus segera bekerja. Melaksanakan visi dan misi masing-masing untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

HD menilai, kerukunan menjadi model utama dalam melayani, membangun dan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi.

Gubernur Sumsel, H Herman Deru melantik enam kepala daerah yang telah disahkan sebagai pemenang dalam Pilkada Serentak 2020 lalu. Keenam kepala daerah tersebut yakni Kabupaten OKU Timur, H Lanosin, S.T dan H M Adi Nugraha Purna Yudha, SH, Kebupaten Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, SH dan H Ardani SH., MH, Kabupaten Musi Rawas, Ir Hj Ratna Machmud dan Hj Suwarti S.IP.

Sementara itu, untuk Kabupaten OKU Selatan, Popo Ali Martopo, B.Com dan Sholehien Abuasir, Kabupaten Musi Rawas Utara, H Devi Suhartoni dan H Innayatullah dan Kabupaten OKU, Drs Kuryana Aziz dan Drs Johan Anuar.

“Untuk Kabupaten PALI, masih dalam penyelesaikan proses Perselisihan Hasil Pemilu (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK). Setelah selesai dan dipustukan MK baru akan dilantik,” terangnya.

Sementara itu, Bupati OKU Timur, H Lanosin mengatakan, pihaknya akan langsung tancap gas untuk menyelesaikan RPMJD yang dalam aturannya ditenggat selama enam bulan kedepan.

Disisi lain, Lanosin juga akan berkomitmen mewujudkan berbagai program pro rakyat selama 100 hari menjadi sebagai Bupati OKU Timur. Salah satunya, program insentif bagi guru ngaji, santunan kematian, insentif bagi penjaga makam dan lain sebagainya.

“Sektor bidang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat menjadi salah satu fokus utama kita,” jelasnya.

Demikian juga Bupati Muratara, Devi Suhartoni, yang segera bekerja setelah resmi dilantik menjadi Bupati Muratara.

"Tidak ada program 100 hari pokoknya langsung kerja. Sebagai orang yang pernah menjabat wakil bupati, saya tahu yang mesti harus dikerjakan. Yang jelas setelah kembali dari pelantikan, kita akan melakukan konsolidasi berbagai hal-hal penting bersama UPTD, Kades, Camat serta silahturahmi dengan anggota DPRD. Selanjutnya langsung ke Muspida," ungkap Bupati Devi Suhartoni kepada Moeslimchoice.

Langkah selanjutnya adalah mengumpulkan para investor yang ada di Musi Rawas Utara untuk bersama-sama menciptkan berbagai peluang investasi yang aman, nyaman serta menguntungkan semua pihak sehingga bisa menciptakan banyak lapangan kerja. [rhd]

 


Komentar Pembaca
Hukum Sikat Gigi Saat Puasa

Hukum Sikat Gigi Saat Puasa

Kamis, 15 April 2021 | 19:05

Berpuasa, Tapi Meninggalkan Sholat?

Berpuasa, Tapi Meninggalkan Sholat?

Kamis, 15 April 2021 | 13:50